Variabilitas Musiman Kecerahan (Hadikusumah)

VARIABILITAS MUSIMAN KECERAHAN DI TELUK JAKARTA

 

MONSOONAL VARIABILITY OF LIGHT TRANSMISSION

AT JAKARTA BAY

 

 

Hadikusumah

Marine Dynamic Division – Research Centre for Oceanography Indonesian Institute of Sciences (LIPI)

Jl. Pasir Putih I, Ancol Timur Jakarta 14430, Indonesia

Email: hadi008@lipi.go.id; hadi_kusumah@yahoo.com

 

 

Abstrak: Tujuan penelitian adalah untuk mngetahui tingkat pencemaran di Teluk Jakarta. Dari aspek oseanografi ialah salah satu untuk mendapatkan informasi yang lengkap mengenai pola distribusi kecerahan masa air telah dikerjakan pada bulan Juni, September 2003 dan Mei 2004 masing-masing di 36 stasiun oseanografi. Pengukuran parameter suhu, salinitas, kecerahan atau turbiditas telah dilakukan menggunakan CTD Model SBE 603.H asil penelitian menunjukkan bahwa pola kecerahan yang mencerminkan kekeruhan dengan konsentrasi sekitar 0 – 10 %, merupakan material yang nyata masuk ke Teluk Jakarta diperoleh dominan di muara-muara S. Kamal, S. Cengkareng, S. Cilincing, S. Marunda dan S. Bekasi. Namun jika diperhatikan dari kondisi massa air bulan Juni dan September 2003 dan Mei 2004 baik di bagian permukaan sampai dekat dasar sudah menandakan bahwa massa air di setiap muara sungai yang masuk ke Teluk Jakarta sudah sangat keruh. Ini menandakan bahwa massa air tersebut secara fisik telah tercemar oleh pengaruh kota Jakarta, Tanggerang dan Bekasi.  Massa air laut yang jernih dan belum terkontaminasi oleh pengaruh daratan atau industri diperoleh di laut lepas yaitu antara 90 – 95%.

 

Kata kunci: Kecerahan, kekeruhan, dan Teluk Jakarta.

 

 

Abstract: Objective of research is to know pollution level in Jakarta Bay. From physical oceanography aspect is one of to get information regarding light transmission of the water masses distribution pattern were carried out in June, September 2003 and May 2004 in 36 stations oceanography, respectively. Measuring of temperature, salinity, and light transmission or turbidity parameters by using CTD Model SBE 603. Light transmission pattern which is turbidity expressing with the concentrasion around 0 – 10 % is significantly material to entering the Jakarta Bay which dominant obtained in some estuaries that are in Kamal, Cengkareng, Cilincing, Marunda, and Bekasi rivers. But if attentioned from conditions of the water mass in June, September 2003 and May 2004 either in sea surface part until the near bottom has designated that water mass in every estuary of rivers which enter to Jakarta Bay was very turbit (black). Those designates that the water mass mentions of physically have been polluted by influence from Jakarta, Tangerang and Bekasi towns. The water masses which clear and not yet contamination by town or industries influences has obtained in the offshore area (deeper) wiht concentrasion around 90 – 95 %.

 

Keywords: Light transmission, turbidity, and Jakarta Bay.

Ċ
Lingkungan Tropis,
Apr 27, 2012, 7:45 AM
Comments