19days until
Seminar PMLI X, 2014

Seminar Proceeding

Annual Seminar Proceeding

Studi Pola Penanganan Sampah (I Made Wahyu Widyarsana)

STUDI POLA PENANGANAN SAMPAH RUMAH TANGGA 
TERHADAP SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH DENGAN PENGEMBANGAN MODEL DINAMIK, 
STUDI KASUS KOTAMADYA BANDUNG 

STUDY ON HOUSEHOLD WASTE HANDLING PATTERN 
TO WASTE MANAGEMENT SYSTEM WITH DYNAMIC MODEL 
DEVELOPMENT, BANDUNG MUNICIPALITY CASE STUDY 


I Made Wahyu Widyarsana1), Tri Padmi Damanhuri2), dan Haryo Satrio Tomo3)
1,2,3)Program Studi Teknik Lingkungan ITB, Jl. Ganesha 10 Bandung, 40132 
Email: 1)wahyu_labb3@yahoo.com, 1)wahyu@tl.itb.ac.id; 2)tpd@bdg.centrin.net.id; 3)haryo@tl.itb.ac.id 

Abstrak : Pada pertengahan sampai akhir tahun 2005 (kondisi stabil) dilakukan penelitian mengenai pola penanganan sampah rumah tangga (domestik) dengan metode penyebaran kuisioner langsung secara acak dan proporsional pada 3 (tiga) strata ekonomi masyarakat (strata bawah-menengah-atas) serta kuisioner via telepon secara acak sebagai data pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan satuan timbulan sampah domestik menjadi rata-rata 3,37 liter/orang/hari, sehingga berdasarkan perhitungan sampah domestik Kota Bandung menjadi 7.481 m3/hari di sumber atau 4.987 m3/hari dengan pemadatan di alat pengangkut. Responden yang mengakui bahwa sampah yang dihasilkan seluruhnya (100%) diangkut hanya sebesar 53,54%. Penanganan sampah oleh masyarakat per rumah tangga yang merupakan eksternalitas dis-ekonomi (negatif), diurut dari proporsi tertinggi adalah pembakaran sampah 28,84% (dengan tingkat partisipasi 0,63 kali/minggu atau 63 kali dalam 100 minggu), kemudian membuang ke lahan kosong 5,87% (0,2 kali/minggu), membuang sampah ke saluran air 4,54% (0,14 kali/minggu), dan mengubur sampah 4,54% (0,04 kali/minggu). Sedangkan, eksternalitas ekonomi menunjukkan bahwa sebesar 38,85% dari seluruh responden telah melakukan daur-ulang dan pengomposan baik secara langsung maupun tidak langsung. Berdasarkan data primer hasil penelitian serta didukung data sekunder yang ada, maka dikembangkan simulasi model dinamik (menggunakan software Powersim 2005) untuk mengkaji skenario pengelolaan sampah Kota Bandung sebagai dasar penentuan kebijakan selama 20 tahun perencanaan (tahun 2007-2026). Skenario optimum dikembangkan dengan sasaran memaksimalkan pencapaian 3-R (reuse, recycle, recovery) dan meminimasi penanganan sampah yang berdampak negatif (eksternalitas dis-ekonomi), sehingga diperoleh persentase akumulasi timbulan sampah yang harus dibuang ke area pengurugan hanya sebesar 17,76% dari total timbulan sampah di sumber untuk masa perencanaan 20 tahun tersebut.

Kata kunci: eksternalitas, model dinamik, pola penanganan, sampah rumah tangga, dan skenario optimum.


Abstract: Starting in the middle of 2005 to end of the year (stable condition), a research on household (domestic) waste management pattern was conducted using direct questionnaires distribution method randomly and proportionally on 3 (three) community economic level (low – middle – high level) and random questionnaire via phone as comparison data. The research shows that there has been an increase on domestic waste generation to an average of 3.37 litre/person/day, consequently based on that number the domestic waste in Bandung grows to be 7,481 m3/day (at sources) or 4,987 m3/day considering the compaction factor on collection vehicles. Total number of respondents stated that all of their waste generation collected (100%) only 53.54%. Waste handling methods conducted by the community per households, which are dis-economic externality (negative), are: burning of waste 28.84% (with the participation level of 0.63 times/week or 63 times in 100 weeks), followed by dumping onto neglected land 5.87% (0.2 times/week) and dumping into water distribution system 4.54% (0.04 times/week). Meanwhile the number of economic externality shows that 38.85% of all respondents have conducted recycling and composting practices directly or indirectly. Based on the primary research data and also supported by the existing secondary data, a dynamic model simulation is developed (using Powersim Studio 2005 software) to review waste management scenario in Bandung as the basis of policy determination for 20 years planning (year 2007 – 2026). Optimum scenario is developed to maximize the achievement of 3-R (reuse, recycle, recovery) and to minimize waste handling causing negative impacts to the environment (dis-economic externality), the result was that accumulation percentage of waste generation to be dumped to final disposal site is only 17,76% from total waste generation at sources for the 20 years planning time.

Keywords: externality, dynamic model, handling pattern, household waste, and optimum scenario.

Č
Ċ
Lingkungan Tropis,
Dec 15, 2012, 6:07 PM
Comments