Studi Identifikasi dan Kelimpahan Ikan Karang (I Nyoman Dodik Prasetia)

STUDI IDENTIFIKASI DAN KELIMPAHAN IKAN KARANG 
DI KECAMATAN TEJAKULA, SINGARAJA, BALI

STUDY OF FISH CORAL IDENTIFICATION AND ABUNDANCE
IN TEJAKULA DISTRICT, SINGARAJA, BALI

I Nyoman Dodik Prasetia
Jurusan Budidaya Kelautan, FMIPA, Universitas Pendidikan Ganesha
Singaraja, Indonesia
Email: dodik_prasetia@yahoo.com


Abstrak: Terumbu karang merupakan ekosistem laut dengan produktivitas primer yang tinggi dan kompleksnya habitat yang terdapat di ekosistem terumbu karang memungkinkan daerah ini berperan sebagai tempat pemijahan, tempat pengasuhan dan tempat mencari makan berbagai jenis ikan dan biota laut lainnya.Keberadaan ikan karang sangat tergantung dari kondisi ekosistem terumbu karang. Kecamatan Tejakula merupakan kawasan yang sangat intensif dalam pemanfaatan ekositem terumbu karang, khususnya penangkapan ikan karang. Penelitian bertujuan untuk mengetahui jenis dan kelimpahan ikan karang serta hubungannya antara kualitas air di kawasan ini. Penelitian menggunakan metode Manta Tow Survey, Line Intercept transect, dan Visual Sensus. Pengamatan ikan karang dilakukan sepanjang transek garis dengan mencatat jenis dan kelimpahan ikan dalam jangkauan 2,5 meter di kiri dan kanan transek. Jenis ikan karang yang ditemukan di Desa Les 22 jenis dengan 320 individu, Desa Tembok 38 jenis dengan 837 individu dan Desa Sambirenteng dengan 463 individu dari 31 jenis ikan karang. Indeks keragaman mengindikasikan komunitas stabil, dengan indeks dominansi yang rendah. dan indeks keanekaragaman dengan kategori sedang. Kualitas air yang relatif baik di kawasan pesisir Kecamatan Tejakula sangat mendukung pertumbuhan dan perkembang ekosistem terumbu karang yang berimbas pada kualitas dan kuantitas ikan karang yang berasosiasi di dalamnya.

Kata kunci: ikan karang, visual sensus, dan komunitas stabil.


Abstract: Coral reefs are marine ecosystems with high primary productivity and habitat complexity on coral reef ecosystems are allowing this region act as spawning sites, nursery site and feeding grounds of various species of fish and marine life. The reef fish is highly dependent on the condition of reef ecosystems coral. Tejakula districts is an area that is very intensive in the use of coral reef ecosystems, particularly ornamental fish. The research aims to determine the species and abundance and its relationship between water quality in the region. Research methods Manta Tow Survey, Line Intercept transects and Visual Census. Observations made reef fish along the transect line to record the type and abundance of fish within reach 2.5 meters on the left and right. Reef fish species found 22 species with 320 individuals in Les village, Tembok village 38 species with 837 individuals and Sambirenteng village with 463 individuals from 31 species of reef fish. Diversity index indicates a stable community, with a low dominance index. and diversity indices with moderate category. Relatively good water quality in coastal areas Tejakula District strongly supports the growth of coral reef ecosystems and developments which impact on the quality and quantity of reef associated.

Keywords: coral fish, visual sensus, and stable community.

Ċ
Lingkungan Tropis,
Sep 27, 2014, 6:58 PM
Comments