Remote Sensing Application (Ni Wayan Ekayanti)

PENGGUNAAN DATA PENGINDERAAN JAUH 
UNTUK ANALISIS SPASIAL TEMPORAL ANOMALI HUJAN
DAN SUHU PERMUKAAN LAUT DI INDONESIA
Studi Kasus Tahun 2010
REMOTE SENSING APPLICATION
FOR SPATIAL TEMPORAL ANALYSIS OF RAINFALL
AND SEA SURFACE TEMPERATURE ANOMALY IN INDONESIA
Cases Study in 2010

Ni Wayan Ekayanti1), Dewa Made Wija2), dan Abd. Rahman As-syakur3)
1,2)Technical High School of Tampaksiring, Physic Department, Gianyar, Bali
1,3)Center for Remote Sensing and Ocean Science (CReSOS), Udayana University, Bali
3)Environmental Research Center (PPLH), Udayana University, Bali
E-mail: 1)ekayanti77@yahoo.com; 3)ar.assyakur@pplh.unud.ac.id

received 12 Agustus 2011, revision 16 Januari 2012
approved 30 Januari 2012

Abstract: Remote sensing application is one of the best data to observing spatial and temporal situation on earth surface. Application of Tropical Rainfall Measuring Mission (TRMM) and MODIS (Moderate Resolution Imaging Spectro-radiometer) are use for spatial and temporal analysis of rainfall and sea surface temperature (SST) anomaly in Indonesia on 2010. Spatial and temporal rainfall and SST anomaly data is important, especially on ENSO events, because has wide effect of social and economy in Indonesia. Monthly rainfall data measured by the TRMM 3B43 over the course of 13 years and Monthly SST collected by the MODIS was employed to analyze anomaly of rainfall and SST in Indonesia on 2010. Analysis result of TRMM in 2010 show that increasing of rainfall anomaly begin from April in Nusa Tenggara archipelago and eastern of Java and finish in November in those region. Meanwhile, analysis result of MODIS satellite data for SST anomaly is shown at the beginning of 2010, SST anomaly begin occurred in western of Indonesia and the biggest was happen in southern of Indonesia at August to September and finish at November. Spatial and temporal analysis data show that increasing of SST anomaly could affect increasing of rainfall anomaly in those same regions excepted in January to March.

Keywords: MODIS, rainfall, temperature, and TRMM.


Abstrak: Data penginderaan jauh merupakan salah satu jenis data yang sangat baik digunakan untuk mengetahui kondisi lingkungan di permukaan bumi secara spasial maupun temporal. Analisis spasial-temporal data pengginderaan jauh Tropical Rainfall Measuring Mission (TRMM) dan MODIS (Moderate Resolution Imaging Spectro-radiometer) digunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui pola spasial-temporal anomali hujan dan Suhu Permukaan Laut (SPL) di Indonesia pada tahun 2010. Pola spasial-temporal anomali hujan dan SPL sangat penting diketahui, khususnya saat kejadian ENSO, karena memiliki dampak sosial ekonomi yang luas di Indonesia. Data TRMM selama 13 tahun dan data MODIS selama 10 tahun digunakan untuk menganalisis anomali hujan dan SPL di Indonesia pada tahun 2010. Hasil analisis data TRMM selama tahun 2010 menunjukkan bahwa anomali peningkatan curah hujan mulai terjadi pada bulan April di Kepulauan Nusa Tenggara dan Jawa Timur dan berakhir pada bulan November di wilayah yang sama. Analisis data Modis terhadap anomali SPL memperlihatkan bahwa pada awal tahun 2010 kejadian anomali dimulai di wilayah Barat Indonesia dengan puncak anomali terjadi diwilyah selatan Indonesia pada bulan Agustus dan September. Anomali SPL mulai menghilang pada bulan November. Secara spasial-temporal terlihat bahwa anomali peningkatan SPL mempengaruhi anomali peningkatan curah hujan di wilayah yang sama kecuali pada bulan Januari sampai Maret. 

Kata kunci: curah hujan, MODIS, temperatur, dan TRMM.

Ċ
Lingkungan Tropis,
Apr 13, 2013, 6:31 PM
Comments