Rekonstruksi Ekofeminisme (Farid Aulia)

REKONSTRUKSI EKOFEMINISME SEBAGAI ETIKA PERILAKU
DALAM PENGELOLAAN EKOSISTEM KOTA

RECONSTRUCTION OF ETHICAL BEHAVIOR AS ECOFEMINISM
IN ECOSYSTEM MANAGEMENT CITY

Farid Aulia
Universitas Al-Azhar Medan
Jalan Pintu Air Kwala Bekala Medan
Email: faridaulia79@gmail.com


Abstrak: Ekofeminisme merupakan sebuah gagasan yang muncul dari realitas keibuan seorang perempuan yang bersifat intuitif, bekerjasama, memelihara serta merawat. Kemunculan gagasan ini menjadi jawaban atas dualisme dan reduksionisme dari ilmu pengetahuan modern yang menempatkan secara terpisah antara obyek-subyek, manusia-alam semesta, akal-rasa dan laki-laki- perempuan.. Kerekatan hubungan manusia dengan alam pada wilayah perkotaan diperlakukan secara terpisah. Masyarakat kota mereduksi variabel-variabel perilaku dalam perhitungan yang sistemik, modern dan terstruktur. Perilaku manusia didorong oleh hegemonitas kota yang agresif, konsumtif, kompetitif, rasional dan dominatif, sehingga pengelolaan ekosistem kota diperlakukan tidak ubahnya obyek yang diperlakukan sesuai kehendak yang dituju. Paradigma ekofeminisme berusaha menjembatani kesenjangan antara ilmu pengetahuan modern dengan etika perilaku yang selama ini bersumber pada tatanan nilai-nilai kearifan ekologi (ecology wisdoms) yang terpinggirkan atas nama pembangunan dan modernisasi. Diskursus penggantian ilmu pengetahuan modern ke dalam relung kehidupan masyarakat kota mengalami pergerakan yang begitu akseleratif dan dinamis. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan literatur melalui penelaahan kasus-kasus degradasi dan deforestrasi ekosistem kota dengan menggunakan konsep dan teori ekofeminisme yang relevan sebagai pisau analisis untuk membedahnya. Ekofeminisme beralih pada ajakan untuk melestarikan kualitas lingkungan dalam pengelolaan ekosistem kota agar dunia menjadi seimbang dan segala kerusakan lingkungan dapat dikurangi.

Kata kunci: Ekofeminisme, Modernisasi, Kearifan Ekologi, dan Ekosistem Kota.


Abstract: Ecofeminism is an idea that emerged from the reality of motherhood a woman who is intuitive, collaboration, nurturing and caring. The emergence of this idea became the answer to dualism and reductionism of modern science are separately placed between the object-subject, the human-universe, sense-sense and male-female. Adhesiveness of human relationships with nature in urban areas are treated separately. Urban communities to reduce the variables in the calculation of the systemic behavior, modern and structured. Human behavior is driven by the city Hegemonitas aggressive, consumerist, competitive, rational and dominating, so the city ecosystem management objects are treated no different than the destination will be treated accordingly. Paradigm ecofeminism attempt to bridge the gap between modern science with ethical behavior has been derived in the framework of the values of ecological wisdom (ecology wisdoms) are marginalized in the name of development and modernization. Replacement discourse of modern science into the recesses of the urban experience and the accelerated movement so dynamic. Other research method used is a review of the literature through the study of cases of urban ecosystem degradation and deforestation by using concepts and theories relevant ecofeminism as a knife to cut her analysis. Ecofeminism switch on call to preserve environmental quality in urban ecosystem management for the world to be balanced and any damage to the environment can be reduced. 

Keywords: Ecofeminism, Modernization, Ecological Wisdom, and City Ecosystem.

Ċ
Lingkungan Tropis,
Sep 27, 2014, 6:23 PM
Comments