Reduksi Limbah Ikan (Andri Kurniawan)

REDUKSI LIMBAH IKAN MENJADI PUPUK CAIR ORGANIK DENGAN VARIASI LAMA FERMENTASI DAN 
KONSENTRASI BIOKATALISATOR EM4

REDUCTION OF FISH WASTES INTO ORGANIC LIQUID FERTILIZER WITH VARIATION OF 
FERMENTATION TIME AND THE CONCENTRATION OF EM4 BIOCATALYSATOR

Andri Kurniawan1), Yonik Meilawati2) dan Arif Sastriadi Putra3)
Jurusan Teknik Lingkungan, Unversitas Pasundan Bandung 
Jalan Setiabudhi, Bandung
Email: 1)andri_pkp@yahoo.com; 2)yonikm@yahoo.com; 3)arifsastriadiputra@yahoo.com

Diterima Agustus 2014, diterima setelah perbaikan Februari 2015
Disetujui untuk diterbitkan Februari 2015

Abstrak: Sektor perikanan dan kelautan menjadi alternatif yang sangat diharapkan untuk dikembangkan seiring menurunnya eksitensi pertambangan timah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Semakin berkembangnya sektor tersebut, maka menimbulkan efek negatif terutama berkaitan dengan limbah perikanan yang mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah reduksi limbah ikan menjadi pupuk cair dengan perlakuan lama fermentasi dan penambahan konsentrasi EM4 (Effective Microorganisms 4). Metodologi pada penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan memanfaatkan penambahan 0%, 20%, 30%, dan 40% konsentrasi EM4 dan lama fermentasi, yaitu 0, 1, 3, 5, 7 hari dengan 2 ulangan. Selanjutnya dilakukan pemantauan dengan parameter: persentase reduksi, pH, potensi pupuk cair, dan karakteristik visual produk berupa warna, bau, gas dan buih. Dari hasil penelitian yang dilakukan, persentase reduksi terbesar terjadi pada perlakuan penambahan 40% konsentrasi EM4 dengan lama waktu fermentasi 7 hari, yaitu sebesar 33%. Didapatkan pH tertinggi pada hari ke-5 pada penambahan 40% EM4, yaitu 4.63 pada rentang pH 4.5-6. Kemudian potensi pupuk cair terbesar sebesar 573 ml pada hari ke-5 pada penambahan 30% EM4. Limbah ikan yang belum banyak dimanfaatkan secara maksimal sehingga hanya menjadi produk yang tidak memiliki nilai ekonomis bahkan menjadi cemaran bagi lingkungan ternyata berpotensi menjadi produk yang bernilai ekonomis. Di sisi lain pemanfaatan ini akan membantu mengurangi limbah organik di lingkungan.

Kata kunci: limbah perikanan, fermentasi, pupuk cair, EM4, dan reduksi.


Abstract: Fishery and marine sector be an alternative that is expected to be developed as falling acknowledge tin mining in Bangka Belitung Islands. The developents of fishery and marine sector have been making negative effects especially related to fisheries waste that contamined the environment. This research aimed to determine the amount of reduction of fish wastes into liquid fertilizer with fermentation time variations and concetrations of EM4 (Effective Microorganisms 4). Completely Randomized Design was used in this research by added 0%, 20%, 30%, 40% concentration of EM4 and 0, 1, 3, 5, 7 days of fermentation times with two repetition time. Then do monitoring with parameters: percentage of reductions, pH, potential of liquid fertilizer, and visual characteristics of product such as color, smels, gas, and scum. The results of this research showed the largest percentage reduction occurred at 40% concentration EM4 addition with 7 days of fermentation time, at 33%. The highest pH obtained at 5 days of fermentation by addition of 40% concentration EM4 at 4,64 in the pH range of 4,5 to 6. Then, the highest potential of liquid fertilizer at 573 ml from 5 days of fermentation by addition 30% of 30% concentration EM4. Fish wastes that hasn’t been used maximally so that only become to not economically valuable products even be a pollutan in environment. The other side, this utilization will help reduce organic waste in the environment. 

Keywords: fish waste, fermentation, liquid fertilizer, EM4, and reducti.

Ċ
Lingkungan Tropis,
Sep 24, 2015, 9:45 PM
Comments