Prediksi Erosi dari Lahan Pertanian (Kharistya Amaru)

PREDIKSI EROSI DARI LAHAN PERTANIAN KEMIRINGAN CURAM
DENGAN MODIFIKASI DARI PERSAMAAN
UNIVERSAL SOIL LOSS EQUATION DI DESA CIBEUREUM

EROSION PREDICTION FROM AGRICULTURE STEEP LAND
WITH MODIFICATION OF UNIVERSAL SOIL LOSS EQUATION AT DESA CIBEUREUM


Kharistya Amaru1), Harun Sukarmadijaya2), dan Priana Sudjono3)
1)Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran
Jalan Raya Bandung Sumedang, Jatinangor – Bandung
2,3) Program Studi Teknik Lingkungan, ITB, Jalan Ganesha, Bandung
Email: 1) kharistya_amaru@yahoo.com; 3) psudjono@comices.org


Abstrak: Penelitian erosi di lahan kemiringan curam telah dilakukan di lahan pertanian Kampung Cirawa, Desa Cibeureum, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Tujuan penelitian ini memprediksi erosi yang terjadi di lahan pertanian kemiringan curam dengan menggunakan persamaan USLE (Universal Soil Loss Equation) yang dimodifikasi untuk karakteristik daerah pertanian dengan kemiringan curam. Hasil pengamatan di plot penelitian menunjukkan erosi yang terjadi dalam satu kejadian hujan dengan intensitas hujan 29,17 mm/jam dapat mencapai nilai yang sangat besar yaitu 5.262,76 Kg/Ha. Hubungan korelasi data pengamatan lapang antara limpasan air permukaan terhadap erosi memiliki nilai sebesar 0,88. Sedangkan hubungan korelasi data pengamatan lapang antara intensitas hujan terhadap erosi memiliki nilai sebesar 0,76. Analisis lebih jauh dilakukan pada beberapa faktor penyebab erosi melalui simulasi hujan, kemiringan dan penutup lahan. Hasil simulasi hujan, kemiringan lereng dan penutup lahan menunjukkan erosi berbanding lurus antara intensitas hujan, kemiringan dan penutup lahan. Hasil perbandingan antara data pengukuran dengan data perhitungan pada program limpasan permukaan dan prediksi erosi berdasarkan Sum Square Error dan uji t-berpasangan menunjukkan bahwa persamaan yang digunakan tidak memberikan hasil yang memuaskan dalam prediksi erosi untuk karakteristik daerah pertanian penelitian. Dalam artian persamaan limpasan permukaan dan persamaan erosi yang disusun belum dapat digunakan di daerah penelitian dan perlu dilakukan perbaikan. 

Kata kunci: erosi, lahan kemiringan curam, limpasan air permukaan, dan lahan pertanian.


Abstract: Erosion research on steep slope land has been conducted in farms Kampung Cirawa, Desa Cibeureum, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. The purpose of this study were to predict the erosion that occurs on agricultural land with steep slope using a modified USLE equation for the characteristics of the area. The measurement results show that erosion occurred in one rainfall event with rainfall 29,17 mm/hour can reach a very large value of 5.262,76 Kg/Ha. Field observation data correlation relationship between surface water runoff erosion have a value of 0,88. Likewise, field observation data correlation relationship between the intensity of rain erosion have a value of 0,76. Further analysis is done through simulation of rain, slope and land cover. The simulation results of rain, slope and land cover showed erosion is directly proportional to the intensity of rainfall, slope and land cover. The results of the comparison between measurement data with the calculation data on the program surface runoff and erosion predictions based on the Sum Square Error and paired t-test shows equations used do not provide satisfactory results in erosion prediction. In terms of equations and surface runoff erosion equation drawn can not be used for such research location and the necessary repairs.

Keywords: erosion, steep-sloped land, overland flow,and agriculture land.
Č
Ċ
Lingkungan Tropis,
Sep 23, 2012, 4:41 AM
Comments