Persepsi dan Preferensi (Hermin Poedjiastoeti)

PERSEPSI DAN PREFERENSI MASYARAKAT 
NELAYAN BANDENGAN TERHADAP SANITASI LINGKUNGAN 

THE BANDENGAN FISHERMAN SOCIETY PERCEPTION AND PREFERENCE TOWARDS ENVIRONMENTAL SANITATION 

Hermin Poedjiastoeti1), Mila Karmila, dan Jamilla Kautsary2) 
1) Fakultas Teknik Unissula Semarang Jurusan Teknik Lingkungan 
2) Fakultas Teknik Unissula Semarang, Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota 

Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan lingkungan di pemukiman nelayan Bandengan Kabupaten Kendal terkait dengan kondisi sanitasi yang tidak sesuai untuk kondisi standar layak suatu pemukiman. Upaya pelestarian lingkungan dan kesadaran masyarakat terhadap pola hidup bersih dan sehat juga masih rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi dan preferensi masyarakat terhadap sanitasi lingkungan. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif (pemahaman, pandangan dan tanggapan) masyarakat (para informan) terkait dengan keberadaan sanitasi lingkungan. Data tersebut diperoleh melalui wawancara mendalam dengan para informan, diskusi kelompok (FGD), serta observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Persepsi masyarakat terkait dengan sanitasi lingkungan masih sangat dipengaruhi oleh: 1). pengetahuan yang minim mengenai sanitasi lingkungan hal ini mengakibatkan hampir seluruh wilayah RW IV tidak memiliki tempat pembuangan sampah, saluran drainase, serta kondisi rumah yang tidak memenuhi standar rumah sehat, 2). Sistem nilai yang dibangun pada masyarakat di kawasan Bandengan khususnya masyarakat nelayan memperlihatkan bahwa terdapat hal yang ”ditabukan” terkait dengan sanitasi lingkungan (jamban), 3) tidak adanya KIE yang terpadu mengenai sanitasi lingkungan. Sedangkan terkait dengan preferensi masyarakat dalam hal sanitasi lingkungan berdasarkan diskusi kelompok serta wawancara mendalam terungkap bahwa sebagian dari warga sadar akan pentingnya kesehatan lingkungan namun kondisi kemiskinan mengakibatkan mereka ”nrimo” dengan keadaan yang demikian (kurang layak sebagai permukiman). Selain kemiskinan maka masalah sikap dan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sanitasi juga masih sangat rendah.

Kata kunci: persepsi, preferensi, sanitasi lingkungan, dan pemukiman nelayan.

Abstract: The background of this research there are many environmental problems in settlement of fisherman of Bandengan Sub-Province of Kendal related to condition of inappropriate sanitation standard. The effort of sustainability environment and awareness of society to healthy life also still lower. The aims of this research are to knows the perception and preference the society to environmental sanitation. This research used qualitative approach to understand, opinion, and view of the society that related to environmental sanitation. The data pick up with in depth interview, focus group discussion (FGD), and also observation. The Result of research indicated that: perception of society related to environmental sanitation are still very influenced by 1. under knowledge in concerning environmental sanitation that resulting entire all region of RW IV do not have garbage place, drainage channel, latrine in their houses and also the condition of house do not requirement of healthy housing standard, 2. The value system that exist in Bandengan society show that there are matters which is "tabu"/”pemali” related to environmental sanitation (latrine), 3. There is no integral communication, information and education regarding environmental sanitation. According to this research that society preference show although they have awareness of the important health environment but in their poverty made them give up (“nrimo”) with that condition. Besides cause of poverty their attitudes, and behavioral of the society in sanitation management is relatively low.

Keywords: perception, preference, environmental sanitation, and fisherman settlement.

Ċ
Lingkungan Tropis,
Apr 14, 2012, 7:10 PM
Comments