Penyebaran Gas SO2 dan Aerosol (Toni Samiaji)

PENYEBARAN GAS SO2 DAN AEROSOL DI SUMATRA 

SO2 GASES AND AEROSOL DISTRIBUTION IN SUMATRA

Toni Samiaji
Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer, LAPAN
Jalan Djundjunan, Bandung
Email: tonisamiaji@gmail.com


Abstrak: Material yang dikeluarkan gunung berapi selain debu, lahar juga aerosol dan gas SO2. Aerosol selain mengganggu pernafasan juga mengganggu jarak pandang. Sedangkan gas SO2 selain mengganggu kesehatan bisa menimbulkan hujan asam, oleh karena itu perlu diketahui penyebaran gas SO2 dan aerosol dari gunungapi. Pada penelitian ini akan diteliti sumber aerosol dan gas SO2 yang ada di Troposfer Sumatera, juga penyebaran debu dari gunungapi Marapi. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data kolom gas SO2 dan aerosol absorption optical depth yang keduanya diperoleh dari sensor OMI yang ditumpangkan pada satelit aura, data yang lainnya adalah data meteorologi dari Csiro, data radiosonde dari wyoming dan data pengamatan letusan gunung marapi secara visual dari pos pengamatan gunung marapi, data angin zonal dari NOAA. Metodologi yang dipakai adalah mengunduh data kolom SO2 dan AAOD pada panjang gelombang 354 nm dari web site NASA,  mengunduh data radiosonde dari web site University of Wyoming, mengunduh data angin dari web site NOAA, selanjutnya data angin tersebut diplot dengan grads, kemudian merunning model TAPM versi 3.0. Hasil yang juga sebagai kesimpulan utama dari penelitian ini adalah penyebaran polutan di permukaan dipengaruhi emisi lokal, tetapi ketinggian 3 km dan 7.5 km dipengaruhi sumber emisi lain yang bisa jauh jaraknya dari lokasi.

Kata kunci: SO2, AAOD, penyebaran, dan Sumatera.


Abstract: Material which emitted by volcanoes, besides dust and lava also aerosol and SO2 gas. Aerosol besides interfere breathing also interferes visibility. Besides interfere health, SO2 can cause acid rain, therefore, it is needed to know SO2 and aerosols spread from volcanoes. On this research writer will study source of aerosols and SO2 in Sumatera Troposphere also their spread from Marapi Volcano. Used data in this study is SO2 column and aerosol absorption optical depth, both derived from OMI sensor superimposed on aura satellite, other data are meteorological data from CSIRO, radiosonde from wyoming and visual observation data of marapi mountain eruption from marapi mountain observational post, wind data from NOAA. The methodology used was to download SO2 column and AAOD data in wavelength of 354 nm from http://gdata2.sci. gsfc.nasa.gov/daac-bin/G3/gui.cgi?instance_id=omil2g web site, radiosonde data from http://weather. uwyo.edu/upperair/sounding.html web site, wind data from http://www.esrl.noaa.gov/psd/cgi-bin/db_search/ DBListFiles.pl?did=32&tid=34248&vid=666 web site, then wind data was plotted with Grads, then running TAPM model version 3.0. Result which could be main conclusion of this study i.e. pollutants spread in surface was affected by local emissions, but in altitude of 3 km and 7.5 km influenced by other emission sources which can be far away from the location.

Keywords: SO2, AAOD, spread, and Sumatera.

Ċ
Lingkungan Tropis,
Sep 28, 2014, 5:37 PM
Comments