Penggambaran dalam Sistem (Indira Kusuma Dewi)

PENGGAMBARAN DALAM SISTEM TERHADAP

FAKTOR- FAKTOR PENENTU EMISI CO2 PADA

PEMBANGUNAN RUMAH DAN KEHIDUPAN DI KAMPUNG NAGA

 

DesCRIPTING A SYSTEM TO determinE cO2 emitted from

House Construction and life in Kampung Naga

 

 

Indira Kusuma Dewi1) dan Priana Sudjono2)
Program Studi Teknik Lingkungan, ITB
Jl. Ganesha 10, Bandung, 40132
Email: 1)marvellousbie@yahoo.com; 2)memteq@bdg.centrin.net.id

  

Abstrak: Dalam pembangunan rumah, CO2 dihasilkan dari proses pembuatan dan transportasi material bangunan serta penggunaan peralatan selama konstruksi. Pada saat rumah dihuni, CO2 dihasilkan dari penggunaan bahan bakar dan listrik untuk kegiatan sehari-hari. Ada kalanya penghuni menginginkan pengembangan rumah yang mengemisikan CO2. Tujuan penelitian ini adalah mencari faktor-faktor penentu emisi CO2 di Kampung Naga, karena rumah di Kampung Naga telah dihuni secara turun temurun tanpa mengalami perubahan bentuk, ukuran dan jenis material bangunan. Bahan bangunan rumah, yang diolah tanpa menggunakan mesin atau peralatan listrik, terdiri dari kayu, bambu, ijuk, daun tepus dan batu. Untuk menentukan faktor-faktor penentu emisi CO2 pada pembangunan rumah dan kehidupan di Kampung Naga, dilakukan penelitian kualitatif, sehingga diketahui komponen-komponen lingkungan yang mempengaruhi emisi CO2.  Kemudian dari komponen-komponen tersebut dibuat suatu model sistem interrelasi. Kaitan antar komponen dalam sistem menunjukkan bahwa faktor-faktor penentu emisi CO2 pada pembangunan rumah dan kehidupan di Kampung Naga terdiri dari aturan adat yang mengatur tahap pembangunan rumah, sumber material bangunan, pembatasan penggunaan lahan, kendaraan dan peralatan yang digunakan dalam proses konstruksi. Kegiatan sehari-hari masyarakat Naga menghasilkan CO2, yaitu dari memasak dengan mengunakan bahan bakar kayu serta penerangan menggunakan bahan bakar minyak tanah. Masyarakat Naga dapat hidup berkelanjutan dalam kampungnya karena ditunjang oleh lahan pertanian, sumber air, kebun dan hutan serta dapat berinteraksi dengan masyarakat luar untuk memperoleh pendapatan.

Kata kunci: Faktor-faktor penentu emisi CO2, model sistem interrelasi, rumah adat Kampung Naga.

Abstract: During construction of houses, CO2 is produced from construction equipment, transportation and manufacturing of building materials.  In addition, domestic activities produce CO2, from fuel combustion and electricity.  As well, renovation of the house produces CO2. The purpose of this research is to determine emission of CO2 from house construction and life in Kampung Naga, because the houses in Kampung Naga have been occupied many generations without any alterations of shape, size and material.  The materials that are processed without machinery and electricity, consist of wood, bamboo, palm fiber and rock. To determine the emission of CO2 from house construction and life in Kampung Naga, qualitative research has been adopted, so environmental components that determine emission of CO2 can be obtained. Then, system interrelationship model was developed by combining the components in logical ways.   Interactions among components in the system indicate that emission of CO2 from house construction and life in Kampung Naga under strong influence from traditional rules, construction phase of house, sources of building materials, limitation on land for houses, restriction in using vehicle and equipment during house construction. The daily life of Naga people in their houses produces CO2 from the usage of wood as fuel and kerosene for lighting.  Naga people keen to stay in their traditional houses, because of available natural resources such as rice field, water source, plantation field and forests, and also their chances to interact with outside community to earn income.

Keywords: determine emission of  CO2, system interrelationship model, traditional house in Kampung Naga.

Ċ
Lingkungan Tropis,
Apr 9, 2012, 6:10 AM
Comments