Pengembangan Sistem Informasi (Armi Susandi)

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI IKLIM SKALA DASARIAN
UNTUK PERENCANAAN TANAM PADI DI INDRAMAYU

DEVELOPMENT OF CLIMATE INFORMATION SYSTEM
IN DASARIAN SCALE FOR RICE PLANTING PLANNING IN INDRAMAYU

Armi Susandi1), Mamad Tamamadin2), Irsal Las3), dan Erizal Jamal4)
1,2)Program Studi Meteorologi, Institut Teknologi Bandung
Jalan Ganesa, Bandung
3)Balai Penelitian Agroklimat dan Hidrologi (Balitklimat), Kementerian Pertanian,
Jalan Tentara Pelajar, Bogor
4)Balai Pengelola Alih Teknologi Pertanian (BPATP), Kementerian Pertanian,
Jalan Salak, Bogor, Indonesia
E-mail: 1)armi@meteo.itb.ac.id; 2)mamadtama@meteo.itb.ac.id;
3)irsallas@yahoo.com; 4)erizal_jamal@yahoo.com

Diterima Juli 2014, diterima setelah perbaikan Agustus 2014
Disetujui untuk diterbitkan September 2014

Abstrak: Kabupaten Indramayu, luas sawah 114.000 ha, saat ini dihadapkan pada masalah kegagalan tanam yang memicu terjadinya penurunan produktivitas padi setiap tahun. Situasi ini diakibatkan oleh pergeseran musim hujan sehingga para petani sulit untuk menentukan waktu tanam. Untuk itu, petani sangat memerlukan informasi prediksi curah hujan dan masa tanam padi dengan akurasi tinggi dalam skala spasial dan temporal yang detil (prediksi curah hujan dasarian). Prediksi curah hujan dan masa tanam ditingkatkan skalanya dari bulanan menjadi dasarian yang diterapkan di Indramayu. Ada 4 tahap dalam pemodelan tersebut, yaitu (1) model awal (melakukan fitting antara fungsi Fourier orde 5 dengan data curah hujan), (2) model anomali (melakukan fitting antara fungsi Fourier yang dimodifikasi dengan data anomali curah hujan), (3) model akhir (menggabungkan kedua fungsi tersebut untuk fitting data curah hujan), (4) mengestimasi masa tanam dengan treshold curah hujan sebesar 50 mm/dasarian. Hasil prediksi model divalidasi dengan menggunakan metode R-Square, R-skill, dan RMSE. Pengembangan sistem informasi memberikan informasi prediksi curah hujan dan masa tanam sebagai hasil pendekatan stokastik di atas. Langkah yang dilakukan untuk mengembangkan sistem informasi tersebut diantaranya memetakan prediksi masa tanam, sistem basis data, pengembangan website dan menampilkan data pada halaman web.

Kata kunci: estimasi masa tanam padi, Indramayu, prediksi curah hujan skala dasarian, produktivitas padi, sistem informasi, dan stokastik.


Abstract: Indramayu district, 114,000 ha area of rice fields, is currently faced with the problem of rice planting failure that affect to productivity decline every year. This situation is caused by a shift in the rainy season so that the farmers are difficult to determine the time of planting. To that end, the farmers need information on prediction of rainfall and rice planting time with high accuracy with the detail temporal and spatial scale (dasarian rainfall prediction). The prediction of rainfall and planting time are scaled-up from monthly to 10-day (dasarian) periods that was applied in Indramayu. There are 4 steps in the modeling, namely (1) the initial model (fitting between 5-order Fourier function and rainfall data), (2) the anomaly model (fitting between the modified Fourier function and rainfall anomaly data), (3) the final model (combining both functions for fitting rainfall data), (4) estimation of the planting time with rainfall threshold of 50 mm / dasarian. The model prediction was validated using the R-square, R-skill, and RMSE. The development of information system provides information such as rainfall and planting time prediction as results of the stochastic approach above. The steps used to develop this information system includes mapping on rice planting prediction, developing database system, developing website, and posting data.

Keywords: estimation of rice planting time, Indramayu, prediction of rainfall in dasarian scale, information system, rice productivity, and stochastic.

Ċ
Lingkungan Tropis,
Sep 29, 2015, 6:47 AM
Comments