Pengelolaan Abu Limbah (Indriani)

PENGELOLAAN ABU LIMBAH MEDIS PADAT RUMAH SAKIT

HASIL PROSES INSINERASI

 

ASH MANAGEMENT OF HOSPITAL SOLID MEDICAL WASTE

DERIVED FROM INCINERATION PROCESS

 

 

Indriani1) dan Tri Padmi Damanhuri2)
1,2)Program Studi Teknik Lingkungan, ITB
Jl. Ganeca No. 10, Bandung 40132
Email: 1)jd3ri@bdg.centrin.net.id; 1)tpd@bdg.centrin.net.id

 

Abstrak: Peningkatan kebutuhan manusia akan jaminan kesehatan mendorong pertambahan jumlah fasilitas medis seperti rumah sakit. Hal ini diikuti dengan peningkatan jenis dan jumlah limbah yang dihasilkan rumah sakit. Dari beragam jenis limbah rumah sakit, limbah medis padat menempati jumlah tertinggi. Sebagian besar limbah ini diolah melalui proses insinerasi menggunakan insinerator dengan produk samping abu. Penelitian ini mengetengahkan hasil analisis terhadap abu hasil insinerasi limbah infeksius, limbah sitotoksik, limbah farmasi, limbah kimiawi, limbah benda tajam, dan limbah campuran. Hasil analisis SEM, EDXS, AAS, dan saringan terhadap abu menunjukkan bahwa perolehan abu, struktur mikro partikel abu, kandungan senyawa oksida dan logam berat, serta distribusi partikel abu dipengaruhi oleh jenis limbah medis padat dan kandungan bahan dari limbah yang diinsinerasi. Abu memiliki ukuran partikel yang tidak homogen dan mengandung berbagai jenis logam berat dengan konsentrasi yang berbeda-beda untuk tiap jenis abu. Logam berat yang ditemukan pada semua abu adalah perak, krom, tembaga, besi, nikel, timbal, dan seng. Distribusi partikel abu berada dalam rentang 600 µm sampai lebih kecil daripada 75 µm. Hasil analisis statistik menunjukkan tidak ditemukan hubungan antara ukuran partikel dengan konsentrasi logam. Hasil penelitian membuktikan bahwa abu harus ditimbun dalam landfill B3 kategori II.

Kata kunci: distribusi partikel, insinerasi, limbah medis, dan logam berat.

 

Abstract: The improvement of human needs in health conditions has promoting the increasing of public health facilities such as hospital. This is followed by the increasing of medical waste. Solid medical waste is the highest one above the other kinds of medical waste. Most of this waste was treated through insineration by using incinerator and would leave behind some ash as secondary product. This research present the analysis result of solid medical waste incinerator ash from infectious waste, cytotoxic waste, pharmacy waste, chemical waste, sharp waste, and meddling waste. The result of SEM, EDXS, AAS, and sieve analysis showed that ash recovery, micro particle structure, oxide and heavy metal content, and particle size distribution was influenced by medical waste composition that undergo incineration. The ash has inhomogeneous particle size and contain many heavy metal in different concentration for each kind of ash. The heavy metals that can be found are silver, chromium, copper, iron, nickel, lead, and zinc. Particle size distribution of ash is in range 600 mm until less than 75 mm. The analytical result showed that there is no corelation between particle size and heavy metal concentration. This research strongly recommended that the hospital  solid medical waste incinerator ash must be disposed in hazardous waste landfill  category II.

Keywords: particle distribution, incineration, medical waste, and heavy metal.

 

Comments