Pengaruh Pencampuran Serbuk Gergaji (Hermin Poedjiastoeti)

PENGARUH PENCAMPURAN SERBUK GERGAJI DAN 
KOTORAN SAPI DENGAN PENAMBAHAN NATRIUM NITRAT 
PADA PENGOMPOSAN SECARA AEROB 

THE EFFECT OF MIXING SAW-DUSTS AND COW MANURE WITH 
ADDITION NATRIUM NITRAT IN AEROB COMPOSTING 

Hermin Poedjiastoeti1) dan Aini Lutfiati2) 

Jurusan Teknik Lingkungan, Universitas Islam Sultan Agung Semarang
Jalan Raya Kaligawe Km 04 Semarang
Email: 1) hp_astuti@yahoo.com; 2)arfial_ukh@yahoo.com

Abstrak: Pada pemanfaatan serbuk gergaji dan kotoran sapi sebagai kompos diperlukan suatu activator buatan yaitu garam Natrium Nitrat. Penggunaan Natrium Nitrat dilakukan, karena praktis dan mudah digunakan dan memiliki kandungan N tinggi, sehingga meningkatkan C/N rasio sehingga mampu mempercepat dekomposisi mikrobiologis. Akan tetapi, garam Natrium pada konsentrasi tertentu dapat menghalangi aktivitas bakteri metanogen pada keadaan termofilik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan Natrium nitrat (NaNO3) dengan takaran 0,45 %, 0,75 %, 1,05 %, 1,25 % dan 1,6 % dari berat total material kompos, pada pengomposan campuran serbuk gergaji dan kotoran sapi secara aerob dan mengetahui karakteristik kompos matang menurut SNI 19-7030-2004. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, karakteristik kompos matang pada semua variasi telah memenuhi standar SNI 19– 7030 – 2004. Pencapaian fase kematangan tiap variasi adalah: (a) Variasi Kontrol yaitu tanpa penambahan NaNO3 dicapai pada hari ke-24; (b) Variasi B1, dengan penambahan NaNO3 sebanyak 0,45%, dicapai pada hari ke-21; (c) Variasi B2, dengan penambahan NaNO3 sebanyak 0,75% dicapai pada hari ke-38; (d) Variasi B3, dengan penambahan NaNO3 sebanyak 1,05% dicapai pada hari ke-33; (e) Variasi B4, dengan penambahan NaNO3 sebanyak 1,25% dicapai pada hari ke-30; (f) Variasi B5, dengan penambahan NaNO3 sebanyak 1,60% dicapai pada hari ke-28. Penambahan garam Natrium nitrat yang paling optimal pada variasi B1, dengan penambahan NaNO3 sebanyak 0,45%, mengingat waktu pengomposan yang dibutuhkan 21 hari. Pada variasi B2, dengan penambahan NaNO3 sebanyak 0,75%, perubahan pH yang cenderung basa dimulai pada hari ke 22, 21 dan 24, akibatnya proses pengomposan berlangsung lebih lama yaitu mencapai 38 hari. Variasi B5, dengan penambahan NaNO3 sebanyak 1,60% merupakan variasi yang paling optimal dari segi kualitas yang paling memenuhi untuk kebutuhan unsur hara tanaman.

Kata kunci: kompos, serbuk gergaji, kotoran sapi, dan natrium nitrat.


Abstract: The use of composting saw-dust and cow manure need brand activator Natrium Nitrate. The reason of using Natrium Nitrate because it practicable and useful and have within N specified high to increase C/N. However natrium in fix concentration can hinder activity of metanogen bacterium in termophilic condition, that it can be give reason the influence of mixing saw-dusts and cow manure with addition natriun nitrat in aerob composting. This reseach has direction to lesson the effect addition Natrium nitrat with doses 0,45 %, 0,75 %, 1,05 %, 1,25 % and 1,6 % from total weight of compost material in mixing saw-dusts and cow manure by aerob composting and to know characteristic of mature compost according to SNI 19-7030-2004. The Result of research indicated that, characteristic mature compost of all variation has suitable with SNI 19-7030-2004, but maturation phase of each variation i.e: (a) Control variation, without addition NaNO3, time for reached maturation phase at day 24th; (b) Variation B1, addition NaNO3 with doses 0,45%, to reach maturation phase at day 21th; (c) Variation B2, addition NaNO3 with doses 0,75%, to reach maturation phase at day 38th; (d) Variation B3, addition NaNO3 with doses 1,05%, time for reached maturation phase at day 33th; (e) Variation B4, addition NaNO3 with doses 1,25%, time for reached maturation phase at day 30th and (f) Variation B5, addition NaNO3 with doses 1,6 %, time for reached maturation phase at day 28th. Addition natrium nitrat is the most optimal is variation B1, addition NaNO3 with doses 0,45%, cause composting time only need 21 days. Varian B2, addition NaNO3 with doses 0,75%, change pH inclining base when started at day 21 th, 22 th and 24 th. The effect of composting proccess needs more time at day 38th. Variation B5, addition NaNO3 with doses 1,6 %, is the most optimal from quality inside, cause this variation the most need essential for plant.

Keywords: compost, saw-dusts, cow manure, and natrium nitrat.

Ċ
Lingkungan Tropis,
Apr 14, 2012, 7:19 PM
Comments