Pengaruh Lubang Biopori Resapan (Ginardy Husada)

PENGARUH LUBANG BIOPORI RESAPAN
TERHADAP PENINGKATAN MUKA AIR BAWAH TANAH

BIOPORI HOLE INFILTRATION EFFECTON THE IMPROVEMENT
OF ADVANCES RECHARGE UNDER GROUND WATER


Ginardy Husada 1), Maria Christine Sutandi 2), Kanjalia Tjandrapuspa Tanamal 3),
dan Daud Rahmat Wiyono 4)
Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Kristen Maranatha 
Jalan Suria Sumantri, Bandung, Indonesia
Email: 1)betaagin@yahoo.com


Abstrak: Perkembangan kota Bandung sebagai kota wisata, berdampak terhadap lahan hijau di kota Bandung berkurang dengan cepat, karena berubah fungsi lahan hijau menjadi hunian, hotel atau berdirinya tempat-tempat wisata lainnya, Krisis muka air bawah tanah dikota Bandung terus menurun berdasarkan Kasubbid Pengelolaan Air Tanah Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) kota Bandung kondisi ini terjadi akibat Eksploitasi air bawah tanah dalam yang berlebihan, penurunan muka air tanah yang terjadi rata-rata 0,52 meter pertahun (Pikiran Rakyat 24 Maret 2012). Untuk mengurangi dampak Penurunan muka air bawah tanah yang terus meningkat harus ada upaya, kegiatan nyata dan penerapan dilapangan untuk mengurangi penurunan muka air bawah tanah ini , salah satunya upaya yang akan dilakukan adalah dengan Lubang Biopori Resapan. Metode yang dipakai dalam penelitian ini, sebagai percobaan awal menentukan lubang biopori resapan dengan laju aliran maksimum dan hasil Lubang Biopori Resapan yang terpilih diterapkan dilapangan, untuk tahun kesatu di wilayah Kecamatan Sukajadi Kelurahan Sukawarna RW 004 RT 1 s/d RT 5 kota Bandung. Lubang Biopori Resapan untuk masing-masing RT 30 buah. Untuk tahun kedua di wilayah Kecamatan Sukajadi Kelurahan Sukawarna RW 003 RT 1 s/d RT 5 kota Bandung. Lubang Biopori Resapan untuk masing-masing RT 30 buah. Hasil yang diharapkan Muka Air Bawah Tanah Permukaan di lokasi penelitian bisa meningkat.

Kata kunci: biopori,lingkungan,muka air bawah tanah, dan rekayasa. 


Abstract: Development of the city of Bandung as a tourist town, impact on green land in the city to decrease rapidly, due to changing land use green to residential, hotel or establishment of tourist attractions other, Crisis underground water level continues to fall in the city of Bandung based Kasubbid Pengelolaan Air Tanah Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Bandung this condition occurs due to exploitation of underground water in excess, decreased water level which occurred on average 0.52 meters per year(Pikiran Rakyat March 24, 2012). To reduce the impact of underground water levels are increasing efforts must be made, and the implementation of concrete activities in the field to reduce the water level drop below the ground, one of which is to be taken with Biopori Hole Infiltration. The method used in this study, as an initial experiment to determine the hole diffusion biopori with a maximum flow rate and the results of Hole Infiltration selected Biopori applied field, for the unity in the District Sukajadi Village Sukawarna RT004 RW1 s/d RT5 Bandung. Biopori Hole Infiltration for each RT 30 pieces. For these cond year in the District Sukajadi Village Sukawarna RT003 RW1 s/d RT 5 Bandung. Biopori Hole Infiltration for each RT 30 pieces. The expected results of Ground Surface Advances in the study site can be improved.

Keywords: biopori, environment, undergroundwater tables, and engineering.

Ċ
Lingkungan Tropis,
Sep 27, 2014, 8:23 PM
Comments