Pengaruh Kecepatan Upflow dan Konsentrasi Influen (Syafrudin)

PENGARUH KECEPATAN UPFLOW DAN KONSENTRASI INFLUEN
TERHADAP PENYISIHAN BOD5, COD, DAN TSS
PADA PENGOLAHAN AIR LIMBAH DOMESTIK (GREY WATER
DAN BLACK WATER) MENGGUNAKAN REAKTOR UASB

EFFECT OF UPFLOW RATE AND FEEDING CONCENTRATION
ON BOD5, COD AND TSS REMOVAL IN DOMESTIC WASTEWATER
TREATMENT (GREY WATER AND BLACK WATER) 
USING UASB REACTOR 

Syafrudin1), Sudarno2), dan Anif Rizqianti Hariz3)
Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Kampus Tembalang, Semarang
Email:1)udin_syaf@yahoo.com; 2)sudarno_utomo@undip.ac.id; 3)anifrizqianti@gmail.com 

Diterima Mei 2013, diterima setelah perbaikan Agustus 2013
Disetujui untuk diterbitkan Januari 2014

Abstrak: Pengaruh kecepatan Up-flow dan konsentrasi di inlet terhadap penyisihan BOD5, COD dan TSS diamati pada reaktor Up-flow Anaerobic Sludge Blanket (UASB) skala laboratorium. Reaktor UASB yang digunakan memiliki volume 1 liter, dengan diameter 8 cm dan tinggi 30 cm. Tiga variasi konsentrasi yakni rendah (878 mg/l) sedang (1345 mg/l) dan tinggi (1623 mg/l) dari limbah domestic (mixed grey and black water) diujicobakan pada reaktor UASB tersebut. Kecepatan up-flow  yang diterapkan adalah 0.05 m/jam, 0.033 m/jam dan 0.025 m/jam. Efisiensi penyisihan maksimum yang diperoleh adalah 69% bagi COD, 76% bagi BOD5 dan 72% bagi TSS. Pada konsentrasi air limbah yang lebih tinggi akan diperoleh penyisihan yang lebih tinggi untuk ketiga parameter tersebut. Transfer masa dari fase cair ke dalam sel bakteri akan lebih efektif pada saat konsentrsi di fase cair tinggi. Sementara efisiensi penyisihan akan meningkat pada saat kecepatan up-flow rendah. Pada saat kecepatan aliran rendah, bakteri mempunyai waktu yang cukup untuk mendegradasi senyawa organik. Namun demikian, hasil dari penyisihan ketiga parameter tersebut menunjukkan bahwa penggunaan reactor UASB belum memenuhi baku mutu berdasarkan KepmenLH. No. 112, 2003 and Perda Jateng No. 10, 2004. Proses pengolahan lanjutan diperlukan sebelum limbah dibuang ke badan air penerima.

Kata kunci: limbah domestik tercampur UASB, dan up-flow velocity.


Abstract: In this study, will be known ability of UASB reactors (Upflow Anaerobic Sludge Blanket) in laboratory scale in processing the mixture of domestic waste water (grey water and black water) by varying the upflow velocity and influent concentration. Influent concentrations used are of three kinds, namely the concentrations of low, medium and high. The parameters examined were BOD5 (Biological Oxygen Demand), COD (Chemical Oxygen Demand) and TSS (Total  Suspended Solid). Maximum values obtained of COD removal efficiency is 69%, whereas the maximum BOD5 removal efficiency is 76%, and the maximum TSS removal efficiency is 72%.The higher the concentration of waste water, the greater the concentration of BOD5, COD, and TSS that can be removed by the microorganisms in the UASB reactor. Overall, the reactor with slow upflow velocity is allowing time for microorganisms to decompose the substrate in the wastewater, so that the removal efficiency obtained is higher. However, the results of treatment using the UASB reactor was not yet meet the quality standard (KepmenLH. No. 112, 2003 and Perda Jateng No. 10, 2004), thus requiring furthe rprocessing to be discharged into water bodies.

Keywords: mixture domestic wastewater, UASB, concentration, and upflow velocity.

Ċ
Lingkungan Tropis,
Sep 28, 2015, 6:52 AM
Comments