Pendugaan Cadangan Karbon (Bambang Supriadi)

PENDUGAAN CADANGAN KARBON
AREAL REKLAMASI PERTAMBANGAN:
STUDI KASUS PT NEWMONT NUSA TENGGARA

CARBON STOCK ESTIMATION AT MINING RECLAMATION AREA:
CASE STUDY PT NEWMONT NUSA TENGGARA

Bambang Supriadi1) dan Joni Safaat Adiansyah2)
Departemen Lingkungan PT Newmont Nusa Tenggara
Jalan Sriwijaya, Mataram
Email: 1)bambang.supriadi@nnt.co.id; 2)joni.safaat@nnt.co.id

diterima 30 Juni 2012, diterima setelah perbaikan 3 April 2013
disetujui untuk diterbitkan 3 April 2013

Abstrak: PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) adalah salah satu tambang mineral yang beroperasi di Indonesia dan berada di Kabupaten Sumbawa Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dalam menjalankan operasinya, PTNNT melakukan program reklamasi terhadap lahan-lahan yang sudah tidak terganggu oleh aktifitas pertambangan. Program reklamasi dimaksudkan untuk mengembalikan kondisi hutan mirip dengan kondisi awal dan menghindari erosi. Selain hal tersebut tentunya hutan reklamasi juga mempunyai fungsi sebagai penyimpan cadangan karbon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cadangan karbon pada areal reklamasi PTNNT khususnya di wilayah tambang (pit). Metode yang digunakan adalah metode non- destructive sampling dengan pendugaan cadangan karbon menggunakan persamaan allometrik yang dikembangkan oleh Ketterings et al. Pendugaan cadangan karbon dibagi menjadi beberapa pool karbon yaitu biomassa pohon, tiang dan pancang, dan biomassa tumbuhan bawah dan serasah. Dari hasil penelitian cadangan karbon di hutan reklamasi PTNNT tahun tanam 2001-2008 ditemukan bahwa total rata-rata jumlah cadangan karbon di tiga lokasi kegiatan reklamasi (Timbunan Timur, Timbunan Sejorong dan Timbunan Tongoloka) adalah 3.965,95 ton karbon atau 34,96 ton karbon/hektar. Selain itu jumlah ton karbon/hektar dipengaruhi oleh pertumbuhan tanaman hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan cadangan karbon/hektar di tahun 2006 paling tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal tersebut didukung pula dengan hasil pemantauan berkala yang dilakukan PTNNT jika pertumbuhan tanaman pada tahun tanam 2006 lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Kata kunci: cadangan karbon, non-destructive sampling, pool karbon, biomassa, reklamasi, dan PT Newmont Nusa Tenggara.


Abstract: PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) is one of mineral mining operations in Indonesia and located at West Sumbawa Regency of West Nusa Tenggara Province. In running its operation, PTNNT is conducting reclamation program to the area that are not disturbed by mining activities. Reclamation program is intended to restore the forest condition similar with the initial conditions and prevent from erosion. In addition, it is obvious that the reclamation forest has also a function as carbon stock. This study aims to determine carbon stock in the PTNNT’s reclamation area particularly in Pit. The method applied is non-destructive sampling methods with estimation of carbon stock using the equations developed by Katterings et al. Estimation of carbon stock is devided into some carbon pools which are biomass of tree, pole and stake, and plant biomass and litter. The research found that the average of total carbon stock in three locations of PTNNT’s reclamation forest (East Dump, Sejorong Dump, and Tongoloka Dump) planted in 2001-2008 is 3,965.95 tonnes carbon or 34.96 tonnes carbon/hectar. In addition, the number of tons of carbon/hectare is influenced by plant growth and it is evidenced by the highest result of carbon stock calculation in 2006 compared with the previous year. This is supported also by the result of periodic monitoring conducted by PTNNT if the growth of plants planted in 2006 is better that the previous year. 

Keywords: carbon stock, non-destructive sampling, carbon pools, biomass, reclamation, and PT Newmont Nusa Tenggara.

Ċ
Lingkungan Tropis,
Apr 13, 2013, 7:08 PM
Comments