Pemetaan Pencemaran Insektisida (Marrisa Silvia W Girsang)

PEMETAAN PENCEMARAN INSEKTISIDA ORGANOFOSFAT PADA

TANAH DI DAERAH PERTANIAN SEBAGAI INFORMASI TINGKAT

PENCEMARAN INSEKTISIDA DI SEKITAR DAS CITARUM HULU

 

MAPPING OF ORGANOPHOSPHATE INSECTICIDE

SOIL POLLUTION IN FARM SOIL AS AN INFORMATION OF

INSECTICIDE POLLUTION RATE AROUND DAS CITARUM HULU

  

Marrisa Silvia W Girsang1), Katharina Oginawati2), Moch.Irsyad, dan Poerbandono
Program Studi Teknik Lingkungan, ITB, Jalan Ganesha, Bandung 40132
Email: 1)ichaa_scorpi@yahoo.com; 2)ogi@elga.net.id
 

Abstrak: Insektisida merupakan salah satu pestisida yang digunakan untuk mengatasi permasalahan hama tanaman/serangga. Senyawa organofosfat merupakan salah satu jenis insektisida yang secara luas diaplikasikan sebagai insektisida karena efektif dalam membunuh hama tanaman, harga relatif murah, dan relatif mudah terdegradasi di lingkungan. Namun, insektisida ini dapat menghambat kerja enzim asetilkolinesterase di dalam tubuh manusia, sehingga dapat menyebabkan gangguan dalam fungsi susunan syaraf serta kematian. Para petani sayur di tanah Desa Sukapura menggunakan senyawa organofosfat profenofos, klorpirifos, sehingga pengukuran dilakukan untuk mendeteksi dan menganalisis kandungan residu kedua senyawa tersebut dalam tanah. Pengambilan sampel dilakukan dua kali masing-masing pada dua kedalaman, yaitu 10 dan 10-50 cm. Sampel diperiksa dengan metode Shaker dan hasilnya dipetakan serta dikorelasikan dengan pola penggunaan insektisida tersebut. Dari hasil sampling pertama, terdeteksi residu insektisida profenofos dan klorpirifos, dengan konsentrasi tertinggi  masing-masing 0,422 dan 0,380 ppm pada kedalaman 10 cm; serta 0,641 dan 0,026 ppm pada kedalaman 10-50 cm. Dari hasil sampling kedua, terdeteksi profenofos dan klorpirifos, dengan konsentrasi tertinggi  masing-masing 0,047 dan 0,028  ppm pada kedalaman 10 cm; serta 0,045 dan 0,029 ppm pada kedalaman 10-50 cm. Selain itu, pada hasil sampling pertama, juga terdeteksi adanya kandungan diazinon pada sampel tanah dengan konsentrasi tertinggi sebesar 0,013 ppm pada kedalaman 10 cm dan 0,003 ppm pada kedalaman 10-50 cm yang merupakan sisa pemakaian pada waktu lama sebelumnya. Curah hujan yang tinggi menyebabkan profenofos dan klorpirifos cenderung terakumulasi pada kedalaman 10-50 cm.

Kata kunci: pemetaan, pencemaran, organofosfat, tanah pertanian, dan DAS Citarum Hulu.

 

Abstract: Insecticide is one of pesticide used to solve problems caused by insects or  plants diseases. Organophosphate is one of the most widely used insecticide due to its effectiveness against insects, inexpensive price, and relatively degradable in environment. Unfortunately, the compounds can cause death to human being by hampering acethylcholinesterase enzyme, which has role in proceeding the nerves stimulation. Vegetable farmers in Sukapura Village used profenofos, chlorpyrifos, thus an effort was done to detect and analyze the residual content of two insecticide in soil. The soil in the selected location was taken twice respectively  in 2 (two) depths which are the depth of 10 (ten) centimeters and 10 (ten) to 50 (fifty) centimeters. The sample were analysed using  Shaker method. The result was mapped and also being  correlated to the pattern of insecticide utilization. The first sampling results show that the highest number of profenofos and chlorpyrifos residual content was 0.422 and 0.380  ppm at 10 centimeters; 0.641  and 0.026 ppm at 10 to 50 centimeters depths. The second sampling results show that the highest number of profenofos and chlorpyrifos residual content was 0.047 and 0.028  ppm at 10 centimeters; 0.045 and 0.029 ppm at 10 to 50 centimeters depths. Diazinon was also detected at the first sampling that probably was the residue of the past using.  The highest concentration of  diazion was 0.013 ppm at 10 centimeters and 0.003 ppm at 10-50 centimeters depths. High intensity of rain caused profenofos and chlorpyrifos being  accumulated at 10-50 centimeters depths.

Keywords: mapping,  pollution, organophosphate, farm soil , and DAS Citarum Hulu.


Comments