Pemetaan Kerentanan Air Tanah Dangkal (Sayed Murtadha)

PEMETAAN KERENTANAN AIR TANAH DANGKAL
DI KOTA MEULABOH MENGGUNAKAN MODEL DRASTIC
 
GROUNDWATER VULNERABILITY ASSESSMENT AND MAPPING
OF SHALLOW AQUIFER IN
City OF MEULABOH USING DRASTIC INDEX


Sayed Murtadha1), Ismail Yusof2), Rosmadi Fauzi3), dan Ichwana4)
1,2)Department of Geology, Faculty of Sciences, University of Malaya
3)Department of Geography, Faculty of Arts and Social Sciences, University of Malaya
4)Department of Agricultural Engineering, Faculty of Agriculture, University of Syiah Kuala
Email: 1)Ali_Madzhir@yahoo.com; 2)ismaily70@um.edu.my; 3)rosmadifauzi@um.edu.my; 4)ichwana_ramli@yahoo.co.id


Abstrak: Pemetaan kerentanan air tanah merupakan salah satu informasi yang penting dalam perencanaan tata ruang untuk dijadikan acuan dalam pengambilan keputusan . Potensi air tanah terhadap pencemaran pada daerah yang rentan perlu diketahui dari faktor hidrogeologi dan manusia. .Sehingga kualitas air tanah dapat terjaga dari aktivitas-aktivitas yang dapat merusak kualitas air tanah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menduga dan memetakan kerentanan air tanah dengan menggunakan pendekatan DRASTIC hasil modofikasi Piscopo. Sedangkan pemetaan kerentanan air tanah dilakukan dengan ArcView GIS 10. DRASTIC model memilki 7 parameter yaitu Kedalaman muka air tanah (D), curah hujan (R), media aquifer (A), tekstur (S),lerengt (T), pengaruh zona tak jenuh (I) and konduktivitas hidroulik (C). Lokasi penelitian adalah kota meulaboh yang memiliki luas sebesar 414.88 Km2. Hasil analisis dengan modifikasi Piscopo menunjukan bahwa wilayah Kota Meulaboh sebagian besar rentan terhadap pencemaran air tanah 52.09% atau 216.11 Km2dan 47.91 % atau 198.77 Km2 termasuk dalam kategori kerentanan sedang. Hasil uji statistic untuk setiap parameter hasil modifikasi Piscopo menunjukan bahwa diantara parameter menunjukan hubungan yang baik satu dengan yang lainnya dimana level of confidencelebihbesar 90%. Wilayah Meulaboh memiliki kerentanan air tanah yang tinggi. Hal ini bisa berubah menjadi sangat tinggi atau sebaliknya, tergantung dari penggunaan lahan. Untuk itu diperlukan pengelolaan lahan yang tepat sasaran dan terbabas dari pencemaran lingkungan.

Kata kunci: kerentanan air tanah, akuifer dangkal, model DRASTIC, dan GIS.


Abstract: Groundwater vulnerability mapping is one of the important information in spatial planning as a reference in decision making. Potential groundwater against pollution in susceptible areas should be know from the hydrogeology and human factors. So that the ground water quality could be maintained from activities that may damage the quality of groundwater. The purpose of this study is to make an estimating and a mapping of the vulnerability of groundwater using the approach of drastic modification results of Piscopo. While groundwater vulnerability mapping is done with Arc View GIS 10. Drastic models have the parameters: Depth to water table (D), natural recharge rates (R), aquifer media (A), soil media (S), topographic aspect (T), impact effect of Vadose zone (I) and hydraulic conductivity (C). The study are is Meulaboh city which has an area of 414.88 km2. The results of the analysis using the the modification of Piscopo indicate that Meulaboh City area most susceptible to groundwater contamination of 52.09% or 216.11 km2 and 47.91% or 198.77 km2. It includes the category of vulnerability. The results of statistical tests for each parameter which resulted by Piscopo’s modifying indicates that among the parameters shows a good relationship with another one where confidence more than the level of 90%. Meulaboh city has high groundwater vulnerability. It could turn out to be very high or other wise, depending on land use. It is necessary for appropriate land management objectives and free from the environmental pollution.

Keywords: groundwater vulnerability, shallow aquifer, DRASTIC Model, and GIS.

Ċ
Lingkungan Tropis,
Sep 21, 2014, 9:09 AM
Comments