Pemanfaatan Mikrofungi Akuatik (Dewa Ayu Devit W.)

PEMANFAATAN MIKROFUNGI AKUATIK (ACREMONIUM STRICTUM DAN MUCOR HIEMALIS) DALAM MEREDUKSI

KANDUNGAN MINYAK NABATI LIMBAH CAIR

 

THE UTILIZATION OF AQUATIC MICROFUNGI (ACREMONIUM STRICTUM AND MUCOR HIEMALIS) IN REDUCTION OF

PLANT OIL CONCENTRATION IN WASTEWATER

 

 

Dewa Ayu Devit W.1), Surantiningsih2), Sigid Haryadi3), dan Hefni Effendi4)
1, 2, 3)Laboratorium Produktivitas dan Lingkungan Perairan
Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, FPIK, IPB
4)Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH) IPB
Email: 1)devit_dw@yahoo.com

 

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan jenis Acremonium strictum dan Mucor hiemalis dalam mendegradasi minyak nabati. Mikrofungi akuatik (A. strictum dan M. hiemalis) memberikan pengaruh terhadap karakteristik kualitas air. Perlakuan konsentrasi minyak 200 ppm dan perlakuan M. hiemalis mengalami penurunan tertinggi kadar minyak dan lemak sebesar 73%, nilai COD sebesar 66,67%, dan kenaikan persen penutupan sebesar 65%. Perlakuan konsentrasi minyak 385,1 ppm dan perlakuan M. hiemalis mengalami penurunan tertinggi nilai COD sebesar 77,45%, dan peningkatan persen penutupan sebesar 54%. Perlakuan konsentrasi minyak 200 ppm dan perlakuan A. strictum mengalami kenaikan tertinggi nilai kekeruhan sebesar  54,25 NTU. Perlakuan konsentrasi minyak 385,1 ppm dan perlakuan A. strictum mengalami penurunan kadar minyak dan lemak sebesar 76,50% dan kenaikan tertinggi nilai kekeruhan sebesar  45,75 NTU. Hasil penelitian  ini menunjukan bahwa kedua jenis mikrofungi tersebut dapat mereduksi kandungan minyak nabati dengan baik.

Kata kunci: Acremonium strictum, mereduksi, minyak nabati, dan Mucor hiemalis.

 

Abstract: The aim of the research is to determine  Acremonium strictum dan Mucor hiemalis ability in reduction of plant oil concentration in wastewater. Aquatic microfungi (A. strictum and M. hiemalis) could influence the water quality charactheristic.The highest oil and grease concentration decreament  occurred at 200 ppm oil treatment and M. hiemalis treatment as much as 73%, 66,67% COD.  Coverage percentage increased abaut 65%. The highest COD  decrease occurred at 385,1 ppm oil treatment and M. hiemalis treatment namely 77.45% and coverage percentage increased abaut 65%. The highest turbidity increase occurred at 200 ppm oil treatment and A. strictum treatment abaut 54.25 NTU. Meanwhile, the highest oil and grease concentration decrease  occurred at 385,1 ppm oil treatment and A. strictum treatment abaut 76,50%. The highest turbidity increase occurred at 200 ppm oil treatment and A. strictum treatment abaut 54.25 NTU. The result  of the research showed that both of aquatic microfungi could  reduce plant oil concentration quite well.

Keywords: Acremonium strictum, Mucor hiemalis, plant oil, and reduction.

 

Comments