Modifikasi Subsurface Wetland (Rakhmi Sonie)

MODIFIKASI SUBSURFACE WETLAND PADA

PENGOLAHAN LIMBAH CAIR RPH DAN 

INDUSTRI TAHU
 
MODIFICATION OF SUBSURFACE WETLAND FOR

 SLAUGHTER HOUSE’S AND TOFU INDUSTRY’S 

WASTEWATER TREATMENT
 

Rakhmi Sonie1)  dan Prayatni Soewondo2)
Program Studi Teknik Lingkungan ITB, Jalan Ganesha 10 Bandung
Email: 1)blue_sonie@yahoo.com; 2)prayatnisoe@yahoo.com

 

 Abstrak: Industri tahu dan RPH (Rumah Potong Hewan) ayam merupakan salah satu jenis industri rumah tangga yang memiliki limbah cair dengan kandungan organik yang tinggi. Salah satu pengolahan biologis yang dapat digunakan untuk mengolah limbah cair serta dapat diaplikasikan pada daerah suburban yang masih memiliki lahan yang cukup luas yaitu menggunakan constructed wetland. Constructed wetland merupakan  sistem pengolahan terencana atau terkontrol yang didesain dan dikonstruksi untuk mengolah limbah cair dengan memanfaatkan proses alami yang melibatkan vegetasi wetland, tanah dan mikroorganisme. Constructed wetland yang digunakan pada penelitian ini, yaitu jenis horizontal flow system; yang dilakukan modifikasi aliran dengan penambahan sekat vertikal. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh sekat pada reaktor wetland untuk penyisihan pencemar limbah cair industri rumah tangga. Dua jenis tanaman, yaitu Cyperus flabelliformis dan Sagittaria lancifolia; yang mana keduanya berasal dari class yang sama. Wetland ini digunakan sebagai pengolahan tingkat pertama dengan pembebanan konsentrasi COD sedang (500-600 mg/l) dan juga sebagai pengolahan tingkat kedua dengan pembebanan COD ringan (50-300 mg/l) yang mana anaerobic baffled reactor (ABR) sebagai pengolahan tingkat pertama. Hasil analisa laboratorium menunjukkan bahwa penggunaan sekat dapat meningkatkan effisiensi penyisihan kadar COD dan NTK sebesar 7% dan 11%. Efisiensi penyisihan COD tercapai sebesar 83%  dengan beban influen 128mg/l atau 26,3 g/m3/hari.

 Kata kunci: biologis, industri  tahu, limbah cair industri, rumah potong hewan, dan wetland.

 

 Abstract: Tofu Industry and poultry slaughter house are two kinds of home industry that generate wastewater with characteristic content of high organic concentration. One of alternative biological treatment for this matter and can be applicated for sub urban area which still has large area is by applying constructed wetland. Constructed wetland is a well planned and controlled treatment system , which is designed and constructed to convert liquid waste by using natural process and involves wetland vegetation, soil and microorganism. The type of wetland being used is horizontal flow system which has vertical baffle on it’s reactor to modify it’s flow. The objectives of this research is to identify the influence of baffled reactor towards the pollutants removal that contained in home industry wastewater. This research use two type of vegetation are Cyperus flabelliformis and Sagittaria lancifolia which have same class. Wetlands are applicated as primary treatment at medium COD concentration level (500-600mg/l) and also as secondary treatment at low COD concentration level (50-300mg/l) which is anaerobic baffled reactor (ABR) as primary treatment. The laboratory analysis results show that baffled application increase efficiency of COD and NTK removal up to 7% and 11%. COD removal efficiency at 83% with loading rate 26,3 g/ m3/day.

Keywords: biological, tofu industry, industry’s wastewater, poultry slughter house, and wetland.

 

Ċ
Lingkungan Tropis,
Apr 9, 2012, 6:11 AM
Comments