Metode Pelatihan Visual Kinestetik (Tri Yunia Metya)

METODE PELATIHAN VISUAL KINESTETIK MENGENAI

PENGELOLAAN SAMPAH DOMESTIK BAGI IBU RUMAH TANGGA

DI PERMUKIMAN SUBURBAN

(STUDI KASUS DI DESA GADOBANGKONG

KECAMATAN NGAMPRAH KABUPATEN BANDUNG

KELURAHAN CIBEUNYING KALER KECAMATAN CIMENYAN

KABUPATEN BANDUNG)

 

A VISUAL-KINESTHETICAL TRAINING METHOD ON

HOUSEHOLD SOLID WASTE MANAGEMENT

FOR HOUSEHOLD-MOTHERS IN SUBURBAN AREA

(CASE STUDY IN GADOBANGKONG VILLAGE, NGAMPRAH

SUBDISTRICT, BANDUNG REGENCY; CIBEUNYING KALER

VILLAGE, CIMENYAN SUBDISTRICT, BANDUNG REGENCY )

 

 

1)Tri Yunia Metya dan 2)Benno Rahardyan
Program Studi Teknik Lingkungan, ITB
Jl. Ganesha 10 Bandung
Email: 1)mety_yu@yahoo.com; 2)benno@tl.itb.ac.id; rahardyan@yahoo.com
 

Abstrak: Meningkatnya volume sampah di Bandung  telah menimbulkan masalah yang kompleks dalam pengelolaannya. Untuk itu dibutuhkan strategi yang efektif untuk mereduksi volume sampah sejak dari sumbernya, terutama sampah domestik, dimana ibu rumah tangga berperan penting di dalamnya. Bagaimana ibu rumah tangga mengelola sampah dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dan kesadarannya. Untuk itu dibutuhkan sebuah pelatihan yang mampu mengakomodasi kebutuhan tersebut. Selama ini belum ada metode pelatihan yang baku dan sesuai dengan potensi dan kebutuhan ibu rumah tangga. Penelitian ini merekomendasikan sebuah metode pelatihan pengelolaan sampah bagi ibu rumah tangga yang disesuaikan dengan modalitas belajar dan tingkat pengetahuannya. Dalam mengidentifikasi faktor-faktor tersebut dilakukan survei dan pengambilan sampel yang dilakukan dengan metode ’Simple Cluster Random Sampling’ pada  daerah Sub-urban,  yaitu Desa Gadobangkong RW 08 Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung dan  RW 04 Kelurahan Cibeunying Kaler Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung. Metode pelatihan yang dihasilkan dalam penelitian ini sesuai dengan modalitas belajar dominan ibu rumah tangga, yaitu visual dan kinestetik. Materi pelatihan yang diberikan ditekankan pada aspek-aspek yang mampu meningkatkan pemahaman persampahan dan pengelolaannya serta aplikatif dilakukan dalam skala rumah tangga. Pemilihan materi sederhana yang aplikatif serta metode yang mendukung modalitas belajar visual dan kinestetik dalam metode pelatihan diprediksi akan memberikan hasil yang lebih efektif bagi ibu rumah tangga di permukiman suburban.

Kata kunci:, ibu rumah tangga, metode pelatiha, modalitas belajar, dan sampah.

 

Abstract: The increased volume of solid waste in Bandung has produced some complex problems to the treatment efforts. Therefore, an effective strategy was needed to reduce waste straight from the sources, where household-mothers play imfortant roles. Current studies showed that solid waste handling patterns done by  housewives  were influenced by their level of knowledge and awareness. Thus, training is one of necessary option to resolve the problem. Up to this moment, there has not been any available training standard that best fitted household-mothers’ potentials and needs. This research however, recommended solid waste training approach that considers factors such as learning capabilities and level of knowledge. To identify these two factors, surveys (60 Respondents) “simple cluster random” samplings were conducted in  Gadobangkong village, Ngamprah subdistric, suburban area of Bandung and Cibeunying Kaler village, Cimenyan  subdistric, suburban area of Bandung. Training method resulted in this research were conform to learning capabilities dominantly to the household mother, i.e. visual and kinesthetical. This research has resulted in a training method conform with household-mothers’ domiant capabilities; visual and kinesthetical. Other than that, to reach output with continuous quality, it is required to notice institual factor, regulations, and public figures, as training-succes factors. That was the result from a research conducted in Pusdakota Surabaya, Banjarsari, dan Rawajati Jakarta selatan. The selection of a simple aplicative training contains and a method that supports visual and kinesthetic learning capabilities in the constructed training method is predicted give more effective results.

Keywords: household waste, household-mothers, learning capabilities, and training method.      

 

 

Comments