Lingkungan Tropis Edisi Khusus 2007

HUBUNGAN SELF PURIFICATION SUNGAI DENGAN

BESAR BEBAN LIMPASAN AIR LIMBAH YANG

DI BUANG KE SUNGAI

 

 

1)Nieke Karnaningroem dan Aditya Maharani
Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus Sukolilo Surabaya
Email: 1)nieke@enviro.its.ac.id

 

Abstrak: Sungai yang merupakan salah satu sumber daya air alami harus dipertahankan kualitasnya dari pengaruh air limbah atau polutan. Dan salah satu upaya untuk monitoring kualitas air sungai dengan cara  melakukan monitoring.  Kualitas air sungai kebanyakan hasilnya masih berada di bawah standart padahal pada kenyataan yang ada kualitas air sungai mengalami penurunan menjadi semakin memburuk. Karena itu perlu dilakukan cara lain dengan melakukan pemetaan pola purifikasi yang terjadi di sungai dan limpasan limbah yang dibuang kedalam sungai tersebut. Untuk mendapatkan pola purifikasi dilakukan pengamatan kualitas air pada 5 titik di Kali Surabaya dan segmen Cangkir sampai ke Sepanjang dan dengan menggunakan data sekunder dari Jasa Tirta dan PU Pengairan Jawa Timur serta data primer yang diambil langsung di Kali Surabaya. Sedangkan sebagai parameter polutan yang diguakan sebagai objek dari penelitian adalah TSS dan COD, dan sebagai parameter hidrodinamika sungai yaitu debit dan kecepatan aliran air sungai tersebut. Dan untuk limpasan air limbah yang dibuang ke sungai pada segmen tersebut ditentukan limpasan yang berada pada segmen yang sama dengan pengamatan purifikasi. Dari hasil pengamatan sementara bahwa terdapat hubungan non linier antara self purification yang terjadi di sungai dengan beban limpasan limbah yang diterima oleh sungai tersebut. Begitu dari hasil pengamatan ini juga menunjukkan bahwa limpasan air limbah dengan kecepatan aliran dan debit sungai tertentu yang terjadi pada saat tertentu akan terdispersi non linier dan memberikan pengaruh signifikan pada pola self purifikasi di sungai tersebut.

Kata kunci: limbah, self purifikasi, dan sungai.

 

 

Comments