Lingkungan Tropis Edisi Khusus 2007

PERBANDINGAN MODEL KUALITAS UDARA

UNTUK MEMPREDIKSI KUALITAS UDARA AMBIEN

 

COMPARISON OF AIR QUALITY MODELS FOR

PREDICTING AMBIENT AIR QUALITY

 

 

Vera Surtia Bachtiar1), Hazel Peace2), dan Ken Hodgson3)
1)Jurusan Teknik Ligkungan, Fakultas  Teknik, Universitas Andalas Padang
2)Atmospheric Research Information centre (ARIC), MMU, United Kingdom
3)School of Environment and Life Sience, University of Salford, United Kingdom
Email: 1)vera_sb@ft.unand.ac.id; 2)h.peace@mmu.ac.uk; 3)k.hodgson@salford.ac.uk
 

 

Abstrak: Polusi udara adalah salah satu masalah terbesar yang dihadapi berbagai negara di dunia. Polusi udara berasal dari berbagai sumber, antara lain kendaraan bermotor, industri, pabrik, perdagangan dan bahan bakar domestik. Polusi yang dihasilkan disebut polutan. Polutan dari kendaraan bermotor antara lain Karbon Monoksida (CO) dan Oksida Nitrogen (NOx). Polutan dari industri bisa berupa Karbon Monoksida (CO), Sulfur Dioksida (SO2) dan Partikulat. Untuk mengontrol konsentrasi polutan, pemerintah biasanya melaksanakan pemantauan dan pemodelan kualitas udara. Model kualitas udara terdiri dari berbagai macam. Dalam studi ini yang dibandingkan adalah antara ADMS Urban dan Caline3, dengan data meteorologi diambil pada daerah studi yaitu Manchester Inggris. Perbandingan kedua model menggunakan analisis statistik. Perbandingan kedua model bertujuan untuk menentukan model yang paling akurat untuk digunakan pada kondisi data meteorologi dalam 1 jam dalam 1 tahun. Dari analisis statistik yang meliputi korelasi regresi dan analisis Z-test, disimpulkan bahwa ADMS-Urban lebih akurat dari Caline3. 

Kata kunci: polutan, pemodelan kuaitas udara, ADMS, dan Caline3.

  

Abstract: Atmospheric pollution is a major problem facing all nations of the world. Air quality faces a new set challenge from variety of sources and pollutants. They can be categorised based on their source, such as motor traffic, industry, power plants, trade and domestic fuel. The motor traffic pollutants are carbon monoxide (CO) and nitrogen oxide (NOx). Pollutants from industry are carbon monoxide (CO), sulphur dioxide (SO2) and total suspended particulate. To control the pollutant concentrations, the government carry out monitoring and modelling for air quality. Air quality modelling has many models. This study try to compare both of the models of atmospheric dispersion models, namely ADMS-Urban and Caline3, with meteorological data is taken in Manchester, United Kingdom. Comparison is carried out with use statistical analysis. The comparison which is aim to determine the model that most accurate is carry out in hourly one year meteorological data condition. From the result of statistical analysis that cover regression corelation, Z-test analysis and percentiles analysis, can be concluded that ADMS-Urban is more accurate than Caline3 statistically. However, ADMS-Urban and Caline3 can be categorizing as valid models. From the value of percentiles, all models show that estimation of these values gives the condition that is safe and not harm for human health. 

Keywords: pollution, air quality modeling, ADMS-Urban, and Caline3.

 

 

Comments