Kondisi Komunitas Flora Benthik (I Wayan Arthana)

KONDISI KOMUNITAS FLORA BENTHIK 
DI PERAIRAN PANTAI SELATAN BALI
 
THE CONDITION OF SEA WATER BENTHIC FLORA COMMUNITY AT SOUTH BEACH OF BALI
 
 
I Wayan Arthana
Program Studi Magister Ilmu Lingkungan, Universitas Udayana
Gedung Pascasarjana, Jalan PB Sudirman Denpasar 80232
Email: pmil-unud@indo.net.id
 
dikirim 21 Juli 2009, perbaikan sejak 1 September 2009, diterima 28 April 2010
 

Abstrak: Penelitian telah dilakukan pada bulan Mei 2008 dengan tujuan untuk mengetahui secara awal kondisi komunitas flora benthik di Pantai Sawangan dan Kutuh, Bali. Di Pantai Sawangan, pada bagian selokan-selokan yang masih berair diwaktu surut, terdapat lamun yang berukuran kecil-kecil tetapi padat dari jenis Enhalus accoroides, Enhalus accoroides dan Syringodium isoetifolium, dengan tingkat penutupan di atas 80 %. Pada bagian di dekat rataan tubir lamun jenis Cymodocea rotundata berasosiasi dengan algae coklat (Sargassum sp) dengan tingkat tutupan total mencapai 65.4 %. Pada bagian tengah yang banyak ditumbuhi oleh lamun yang berukuran kecil-kecil, jumlah individunya sangat padat dari jenis Cymodocea rotundata, Syringodium isoetifolium dan Halophila ovalis dengan kerapatan tertinggi diduduki oleh Syringodium isoetifolium yaitu 3650,4 ind/m2 dan terendah oleh Halophila ovalis yaitu 568,8 ind/m2. Di Pantai Kutuh pada bagian pinggir yang tidak ditanami rumput laut, banyak dijumpai algae hijau jenis Ulva sp. dan algae coklat (Sargassum sp). Pada gundukan tertentu hanya diisi oleh lamun jenis lamun jarum (Syringodium isoetifolium) dengan tingkat tutupan mencapai 85 %. Bagian tengah pantai, terdapat kolonisasi dari tiga jenis lamun yaitu Syringodium isoetifolium, Cemodocea rotundata dan C. serulata. Koloni lain adalah asosiasi yang rapat antara Cymodocea rotundata, Syringodium isoetifolium dan Halophila ovalis dengan kerapatan tertinggi diduduki oleh Syringodium isoetifolium yaitu 2347,2 ind/m2.

Kata kunci: algae, lamun, flora pantai, syringodium, halophila, dan sargassum.

  

Abstract: The research has been done on May 2008 with the aim of the research was to know the beginning condition of benthic flora community at Sawangan and Kutuh Beach, Bali. At Sawangan Beach, particularly at streams that has sea water during lowest tide, there were some small but dense of seagrass from species of Enhalus accoroides, Halophila ovalis and Syringodium isoetifolium, with covering level more than 80 %. Further far from the beach to the edge, seagrass species of Cymodocea rotundata associated with grey algae (Sargassum sp) with the total covering level up to 65.4 %. In the middle area where was a dense of small size of seagrass, grow Cymodocea rotundata, Syringodium isoetifolium and Halophila ovalis with the highest density was by Syringodium isoetifolium (3650,4 ind/m2) and the lowest was by Halophila ovalis (568,8 ind/m2). At Kutuh Beach, particularly in part area that no seaweed agriculture, grow green algae of Ulva sp. and grey algae (Sargassum sp). In a pile at the beach grow single seagrass of needle seagrass (Syringodium isoetifolium) with covering level up to 85 %. In the middle part, there was a good colonization of three seagrass species of Syringodium isoetifolium, Cemodocea rotundata and C. serulata. Other coloni was a dense association of Cymodocea rotundata, Syringodium isoetifolium and Halophila ovalis with the highest density was by Syringodium isoetifolium of 2347,2 ind/m2.

Keywords: algae, seagrass, coastal flora, syringodium, halophila, and sargassum.

Ċ
Lingkungan Tropis,
Sep 30, 2015, 6:52 AM
Comments