Komunitas Perifiton serta Parameter Fisika-Kimia (Niken Pratiwi)


KOMUNITAS PERIFITON SERTA PARAMETER FISIKA-KIMIA PERAIRAN SEBAGAI PENENTU KUALITAS AIR
DI BAGIAN HULU SUNGAI CISADANE, JAWA BARAT 

PERIPHYTON COMMUNITY AND AQUATIC PHYSICO-CHEMICAL 
CONDITION AS INDICATOR OF WATER QUALITY 
OF UPSTREAM CISADANE RIVER, WEST JAVA

Niken Tunjung Murti Pratiwi1), Habib Krisna Wijaya2), 
Enan M. Adiwilaga3), dan Tyas Agung Pribadi4) 
1,2,3)Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, FPIK, Institut Pertanian Bogor 
Jalan Lingkar Akademik, Kampus IPB Darmaga, Bogor 
4)Jurusan Biologi, FMIPA Universitas Negeri Semarang 
Gedung D6, Jalan Raya Sekaran, Semarang 

dikirim 20 Juli 2010, diterima setelah perbaikan 21 Maret 2011 

Abstrak: Sungai Cisadane yang memiliki panjang kurang lebih 140 km dan memiliki DAS seluas 7.679,3 Ha ini berhulu di Gunung Pangrango. Sungai Cisadane dimanfaatkan oleh penduduk sebagai air baku untuk berbagai kegiatan rumah tangga. Berkembangnya kegiatan penduduk di sepanjang aliran sungai dapat berpengaruh terhadap kondisi kualitas air sungai. Perubahan kondisi perairan dan pola hidrologi sungai menyebabkan perubahan komposisi berbagai biota yang hidup dalam sungai, termasuk komunitas perifiton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keadaan dan status perairan hulu Sungai Cisadane melalui struktur komunitas perifiton serta kualitas airnya. Penelitian dilakukan pada bulan Juni-November 2007 di tiga stasiun pengamatan (106o49'30''-106o52'00'' Bujur Barat dan 06o45'00''-06o46'30'' Lintang Selatan, ± 600m dpl). Pengambilan contoh perifiton dan air dilakukan setiap bulan selama enam bulan. Penilaian kondisi perairan bagian hulu Sungai Cisadane dilakukan menurut pendekatan kondisi fisika-kimia air menggunakan Indeks Kualitas Air-NSF serta menurut kondisi biologi (perifiton) menggunakan klasifikasi saprobik dan koefisien saprobik. Berdasarkan hasil penilaian kualitas air melalui IKA-NSF didapat kriteria status perairan sungai yang tergolong baik. Berdasarkan pengamatan diperoleh 62 genera perifiton yang berasal dari kelas Bacillariophyceae, Chlorophyceae, dan Cyanophyceae, serta filum Protozoa. Kemudian berdasarkan klasifikasi dan penghitungan koefisien saprobik menggunakan parameter biologi (perifiton) disimpulkan bahwa sungai mendapat masukan bahan pencemar berupa bahan organik dan anorganik dengan tingkat pencemaran yang rendah.

Kata kunci: hulu Sungai Cisadane, kualitas air, dan perifiton.

Abstract: Cisadane River flows through ± 140 km, from Pangrango Mt. to Jawa Sea, with catchment area about 7,679.3 Ha. Cisadane River is used by local community to fulfill their daily need. Development of community activities along the river will influence the quality of water and river environment. The change of water quality and also the hydrological pattern will change the community structure of aquatic biota, such as periphyton. The aim of this research is to determine the quality of upstream of Cisadane River, based on community structure of periphyton and physico-chemicals of water quality. The observation was held monthly from June to November 2007 at three sampling sites (106o49'30''-106o52'00'' W, 06o45'00''-06o46'30'' S, ± 600 m usl). NSF-Water Quality Index was used to indicate the water quality physico-chemically, while saprobity classification and saprobity indices were used to evaluate the water quality biologically. The result show the physico-chemical and biological based evaluation. It is showed that the physico-chemical water quality of upstream Cisadane River is still in good condition. The 62 genera of periphyton community from the classes of Bacillariophyceae, Chlorophyceae, and Cyanophyceae, and Protozoa show that the river has low input of organic and inorganic materials.

Keywords: periphyton, upstream Cisadane River, and water quality.

Ċ
Lingkungan Tropis,
Mar 22, 2012, 4:55 AM
Comments