Kemampuan Adaptasi Perempuan (Henita Rahmayanti)

KEMAMPUAN ADAPTASI PEREMPUAN DALAM MITIGASI
BENCANA DI KOTA RAWAN BENCANA
(Studi Kasus Kecamatan Padang Barat Kota Padang)

ADAPTATION CAPABILITY OF WOMEN IN DISASTER
MITIGATION IN VULNERABLE CITIES
(Cases Study of West Padang District, Sumatera Barat)


Henita Rahmayanti1), Setia Damayanti2), dan Rudi Tambunan3)
1)Program Studi Teknik Sipil, Universitas Negeri Jakarta, Jakarta
2)Program Studi Arsitektur Lansekap
Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan-Intitut Sains Teknologi Nasional, Jakarta
3)Program Studi Ilmu Lingkungan, Universitas Indonesia, Jakarta
Email: 1)henita.rahmayanti@yahoo.com; bintangteddy@yahoo.com; 3)rudyptamb@yahoo.com
 

Abstrak: Berdasarkan potensi bencana dan tingkat kerentanan, maka dapat diperkirakan resiko bencana yang terjadi di perkotaan Indonesia tergolong tinggi. Pulau Sumatera merupakan salah satu daerah rawan bencana, berada diantara pertemuan 3 (tiga) lempeng kerak bumi yaitu Kerak Benua Eurasia, lempeng Samudera Hindia-Australia, dan lempeng Samudera Pasifik dan Kota Padang terletak di jalur gunung api, Terjadi perubahan struktur dan bentuk kota sebagai implementasi mitigasi kota rawan bencana, maka diperlukan pemahaman masyarakat untuk membentuk persepsi sehingga mampu beradaptasi dalam perubahan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah menemukenali dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi adaptasi perempuan dalam mitigasi bencana pada kota rawan bencana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi adaptasi perempuan dalam mitigasi bencana pada kota rawan bencana. Pendekatan penelitian awal ini menggunakan metoda observasi dan wawancara mendalam kepada masyarakat khusunya para wanita di Padang Barat. Hasil penelitian menggambarkan bahwa pemahaman mempengaruhi persepsi dan persepsi mempengaruhi adaptasi. Peran perempuan sangat besar dalam memberikan pemahaman kepada keluarga, karena perempuan merupakan guru pertama dan utama dalam pendidikan keluarga, sehingga dengan meningkatkan informasi dan pemahaman dalam implementasi mitigasi bencana pada kota rawan bencana kepada para perempuan maka kemampuan adaptasi dalam keluarga dan generasi berikutnya menjadi lebih baik, sehingga upaya mitigasi bencana menjadi strategi hidup masyarakat. 

Kata kunci: kemampuan adaptasi, Kota Rawan Bencana, Mitigasi Bencana, dan perempuan. 


Abstract: Based on the potential for disaster and the level of vulnerability, it can be estimated that the risk of disasters in urban areas of Indonesia is considerably high. Sumatra is one of the vulnerable areas, located in where three (3) Earth's crustal plates meet, namely the Eurasian continent crust, the Indian Ocean-Australian plate, and the Pacific Ocean plate located in Padang are in the volcanic line. There were changes in the structure and form of cities as an implementation of mitigation in vulnerable cities, therefore it is necessary to establish the public's understanding of perception to adapt to these changes. The aim of this research is to identify and analyze the factors that affect women's adaptation in disaster mitigation in vulnerable cities. This study uses a qualitative approach to explain the factors that affect women's adaptation in disaster mitigation in vulnerable cities. This initial research uses methods of observation and in-depth interviews with the people especially the women in West Padang. The results illustrate that understanding affects perception and perception influence adaptation. Women have a crucial role in giving an understanding to their families, because women are the first and primary teachers in the education of a family. By improving information and understanding in the implementation of disaster mitigation in vulnerable cities for women, the ability of adapting in the family and the next generation will be better, hence efforts for disaster mitigation becomes a strategy in people’s life.

Keywords: adaptation capability, Disaster Mitigation, Vulnerable Cities, and women.

Ċ
Lingkungan Tropis,
Sep 27, 2014, 6:26 PM
Comments