Keberadaan Spesies Toksik (Tumpak Sidabutar)

KEBERADAAN SPESIES TOKSIK “HARMFUL ALGAL BLOOM” DI PERAIRAN TELUK HURUN LAMPUNG

 

THE OCCURRENCE OF TOXIC SPECIES ”HARMFUL ALGAL BLOOM” IN THE WATER OF HURUN BAY LAMPUNG

 

 

Tumpak Sidabutar

Bidang Dinamika Laut, Pusat Penelitian Oseanografi-LIPI, Jakarta

Telp. (021) 64713850;  Fax. (021) 64711948

E-mail: tumpakso@yahoo.com.au

 

 

Abstrak: Telah dilakukan penelitian pada bulan Juli 2005 dan Oktober 2005 di Teluk Hurun Lampung untuk mempelajari keberadaan spesies toksik “harmful algal bloom”(HAB) di lokasi ini. Hasil dari penelitian di perairan Teluk Hurun telah ditemukan beberapa spesies toksik HAB terutama jenis berbahaya seperti Pyrodinium bahamense var compressum yang sangat beracun karena dapat menghasilkan toksin PSP (Paralytic Shellfish Poison).  Kelimpahan spesies Pyrodinium (Pbc) ini cukup tinggi pada saat penelitian pertama bulan Juli 2005 sebesar 5.5 x 105 sel.m-3 (rataan 1.7 x 105 sel.m-3 ) yang tercatat pada saat pasang surut.  Pada penelitian ke dua dilakukan dalam bulan Oktober 2005 dimana kelimpahan tertinggi sebesar 5.5 x 103 sel.m-3 (rataan 1.2 x 103 sel.m-3 ) dan tercatat pada saat pasang surut.  Dari dua musim pengamatan dapat disimpulkan bahwa spesies toksik HAB khususnya Pyrodinium bahamense var compressum (Pbc) muncul di perairan ini dengan kelimpahan tinggi terjadi pada musim peralihan pertama (Juli 2005) sedang pada musim timur (Oktober 2005) relatif lebih rendah. Parameter pendukung yang diamati seperti parameter fisika oseanografi dan kimia hara baik pada saat kondisi air surut dan air pasang.  Hasil pengukuran ini menunjukkan bahwa pola arus memegang peranan yang sangat penting dalam distribusi spasial spesies toksik Pbc tersebut di perairan ini.  Pada saat pasang surut spesies toksik Pbc akan terkonsentrasi di bagian dalam teluk (inner bay) sedang pada saat air pasang populasi spesies toksik Pbc akan terkonsentrasi di bagian tengah Teluk Hurun.  Pola arus lokal diperairan ini memegang peranan yang sangat penting dalam pendistribusian spesies toksik Pbc secara horizontal.  Arus lokal di teluk ini cukup dinamis dengan perbedaan yang sangat  nyata pada saat air pasang dan air surut.  Konsentrasi unsur-unsur kimia hara terutama fosfat dan nitrat juga menunjukkan peranan yang penting dalam pertumbuhan populasi spesies toksik Pbc ini.

 

Kata kunci: Harmful algal bloom, bencana akuatik, spesies  toksik, distribusi spasial.

 

Abstract:  The research have been conducted to study the existence of toxic species "harmful algal bloom" (HAB) in Hurun Bay on July 2005 and October 2005. The results showed that some toxic species of HAB were found, especially dangerous type such as Pyrodinium bahamense var compressum, a very poisonous species because can produce toxin PSP ( Paralytic Shellfish Poison). The relative abundance of Pyrodinium (Pbc) was high at the first observation on July 2005 which amounted to 5.5 x 105 cells.m-3 (average 1.7 x 105 cells.m-3 ) during high tide period. During the second observation which conducted on October 2005, the highest abundance of Pbc was recorded to amounted of 5.5 x 103 cells.m-3 (average 1.2 x 103 cells.m-3 ) during low tide period. Based on those observations it can be concluded that toxic species of HAB especially Pyrodinium bahamense var compressum (Pbc) re-occurred with high abundance during transition period on July 2005, and the abundance relatively lower during east season on October 2005. The physical oceanographic parameters and chemistry were also observed even during low tide and high tide. Result of this measurements indicating that the current pattern play an importance role in spatial distribution of this toxic species Pbc in this water.  During low tide toxic species Pbc will concentrated in the inner bay, while during high tide the population concentrated in the middle of Hurun bay. The pattern of local current play a part of vital importance in toxic species distribution horizontally. Local current pattern  in this bay showing a dynamic changing between low tide and high tide. The concentration of nutrients chemical especially phosphate and nitrate also showed an  important role in growth of toxic species population

 

Keywords: Harmful algal bloom, aquatic disaster, toxic species, spasial distribution.

Ċ
Lingkungan Tropis,
Nov 6, 2009, 1:35 AM
Comments