Kajian Terhadap Beberapa Ekosistem Alami (I Wayan Arthana)

KAJIAN TERHADAP BEBERAPA EKOSISTEM ALAMI

DI LINGKUNGAN PESISIR BULELENG, BALI

 

STUDY OF SOME NATURAL ECOSYSTEMS

AT BULELENG COASTAL AREA, BALI

 

 

I Wayan Arthana

Program Studi Magister Ilmu Lingkungan, Program Pascasarjana, UNUD

Gedung Pascasarjana, Jl. PB Sudirman Denpasar 80232

Email: pmil-unud@indo.net.id

 

 

Abstrak: Pesisir Buleleng berada memanjang di bagian utara Pulau Bali.  Panjang garis pantainya mencapai 158,89 km atau sekitar 27,20 % dari total panjang garis pantai yang ada di Bali.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi dan keadaan ekosistem alami yang ada di pesisir Pantai Buleleng. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2006. Data yang diambil bersumber dari data primer dan data sekunder.  Untuk pengambilan data primer, metode yang digunakan adalah metode survey. Pesisir Buleleng Barat telah mengalami pencemaran logam berat jenis Cd dan Pb dengan kandungan masing-masing 0,11 – 0,020 ppm dan 0,013 – 0,100 ppm.  Tingkat penutupan karang dan karang lunak di lokasi yang masih baik mencapai 51-75 %.  Sebaliknya pada lokasi yang rusak, persentase karang matinya mencapai 76 – 100 %.  Lamun menyebar ti tiga lokasi yaitu Teluk terima, Pantai Lovina dan Desa Pengulon dari jenis Enhalus accoroides dan Halodule sp.  Mangrove di Teluk terima didominasi oleh Rhizophora apiculata (1275 pohon/ha), di Labuhan Lalang oleh Sonneratia alba (328 pohon/ha) dan di Tanjung Kotal oleh Avicennia marina (987 pohon/ha).  Jenis usaha masyarakat Pesisir Buleleng dominan perikanan tangkap, yang lain penggaraman, hatchery, tambak, budidaya pantai dan pertanian dalam arti luas.

 

Kata kunci: mangrove, lamun, karang, pencemaran, dan perikanan.

 

 

Abstract: Coastal zone of Buleleng regency is situated in northern part of Bali. The length of the coast line is up to 158,89 km or about 27,20 % of the total of Bali’s coast line. The aim of this research is to know the potential and natural ecosystem condition at the coastal area of Buleleng. Research was done in Octobre 2006.  Data collected were from primary and secondary data.  For primary one, the data were collected by survey method. West coastal zone of Buleleng has been polluted by metals of Cd and Pb with the content of 0,11 – 0,020 ppm and 0,013 – 0,100 ppm respectively.  Coral reef and soft coral covering in the places that were still good were up to 51-75 %.  On the other hand at the worst condition, dead coral covering up to 76 – 100 %.  Seagrass distributed at three locations namely Teluk Terima, Lovina Beach and Pengulon village with two species dominand of Enhalus accoroides and Halodule sp.  Mangrove at Teluk Terima were dominated by Rhizophora apiculata (1275 trees/ha), at Labuhan Lalang by Sonneratia alba (328 trees/ha) and at Tanjung Kotal by Avicennia marina (987 trees/ha).  The kinds of people business in the coastal area of Buleleng are dominated by cacthing fish.  Others are making salt, doing hatchery, ponds, marine culture and agriculture complex.

 

Keyword : mangrove, seagrass, coral reef, pollution, and fisheries.

Ċ
Lingkungan Tropis,
Apr 9, 2012, 5:52 AM
Comments