Kajian Persepsi Karyawan (Siti Mardiana)

KAJIAN PERSEPSI KARYAWAN TERHADAP PENGELOLAAN LIMBAH INDUSTRI GULA BERBASIS PRODUKSI BERSIH 
(STUDI KASUS DI PABRIK GULA TJOEKIR, PTPN X) 

MANAGEMENT PERCEPTION STUDY ON INDUSTRIAL WASTE MANAGEMENT BASED ON CLEANER PRODUCTION 
(CASE STUDY AT TJOEKIR SUGAR FACTORY, PTPN X)

Siti Mardiana
Fakultas Pertanian, Universitas Medan Area
Jalan Kolam, Medan 
Email: dianauma2301@yahoo.com

Diterima Juni 2013, diterima setelah perbaikan Januari 2014
Disetujui untuk diterbitkan Februari 2014

Abstrak: Pengendalian jumlah dan tingkat pencemaran limbah industri gula, perlu dilakukan dengan seksama berupa pengontrolan yang dimulai dari pemanenan tebu di kebun sampai pada saat pengolahan tebu menjadi gula di pabrik. Beberapa industri gula sudah menerapkan produksi bersih dengan memanfaatkan kembali limbah yang dihasilkan, namun yang dilakukan masih belum optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh persepsi karyawan dalam upaya pengelolaan limbah industri gula berbasis produksi bersih, untuk optimalisasi pemanfaatan limbah dan minimalisasi limbah. Data primer dianalisa secara deskriptif dan selanjutnya dilakukan uji Alpha Cronbach dan transformasi skala ordinal Lickert menjadi skala interval dengan menggunakan metode Successive Interval. Persentase rata-rata jawaban responden karyawan PG Tjoekir terhadap pengelolaan limbah industri gula berbasis produksi bersih dari semua aspek, yaitu pengetahuan, lingkungan, teknis, sosial kelembagaan dan ekonomi, Good Housekeeping maupun aspek komitmen yaitu sangat baik 23.3%, baik 53.1%, cukup baik 16.2%, tidak baik 4.0% dan sangat tidak baik sebesar 3.3%. Sedangkan nilai skor untuk aspek pengetahuan sebesar 2.60, lingkungan 2.77, teknis 2.91, sosial ekonomi dan kelembagaan 3.22, Good Housekeeping 3.04 dan komitmen sebesar 2.85. Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata persentase maupun nilai skor dari penilaian responden menyatakan industri gula baik dalam melakukan pengelolaan limbah berbasis produksi bersih. 

Kata kunci: Industri Gula, Limbah, Persepsi karyawan, dan Produksi bersih.


Abstract: The quantity and quality of sugar industry’s wastes must be controlled carefully, starting from cane cultivation to sugar manufacturing in the processing plant. Observation in the field shows that most sugar industries has been trying to do cleaner production by reusing produced wastes, but it’s still not optimal. The purpose of this research is perspective studies of sugar industries’ workers on sugar industry waste management based on cleaner production, for optimalization of benefiting waste and waste minimalization. Primary data collection was descriptively analyzed and tested with Alpha Cronbach test and changing the Lickbert ordinal scale into interval scale using Successive Interval method. Average percentage of Tjoekir Sugar Factory workers’ responses on sugar industry waste management based on cleaner production from all aspects, that is knowledge, environmental, technical, social institutional and economical, Good Housekeeping, and commitment, states very good 23,3%, 53,% good, 16,2% not good, and 3,3% very not good. Average scores on knowledge aspects is 2,60, environmental aspects is 2,77, technical aspects is 2,91, social economy and institutional aspects is 3,22, GHK aspects is 3,04, and commitment aspects is 2,85. Eeither the average percentage or score show that workers’ evaluation on industrial waste management based cleaner production which can be considered good.

Keywords: cleaner production, sugar industry waste, and workers’ perception.

Ċ
Lingkungan Tropis,
Sep 28, 2015, 6:50 AM
Comments