Kajian Evaluasi Model Iklim (Mamad Tamamadin)

KAJIAN EVALUASI MODEL IKLIM METODE FAST FOURIER
TRANSFORM UNTUK PENENTUAN MASA TANAM PADI

EVALUATION STUDY ON CLIMATE MODEL OF FAST FOURIER
TRANSFORM METHOD FOR DETERMINATION
OF RICE PLANTING 

Mamad Tamamadin1) dan Armi Susandi2) 
Program Studi Meteorologi, Institut Teknologi Bandung
Jalan Ganesha, Bandung
Email: 1)mamadtama@meteo.itb.ac.id, 2)armi@meteo.itb.ac.id

diterima 13 November 2012, diterima setelah perbaikan 3 April 2013
disetujui untuk diterbitkan 4 April 2013

Abstrak: Salah satu dampak perubahan iklim adalah sifat periodik dari cuaca menjadi sulit untuk diprediksi. Namun dengan perkembangan teknologi yang semakin tinggi, model prediksi cuaca dan iklim semakin mungkin untuk dibangun dengan tingkat akurasi yang semakin tinggi. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan dalam membangun suatu model iklim adalah pendekatan model stokastik. Pada penelitian ini, pendekatan ini dilakukan dengan menggunakan metode Fast Fourier Transform dan Least Square Non linier yang diterapkan pada bidang pertanian. Metode ini terdiri dari dua tahap analisis, yaitu tahap analisis terhadap model awal dan tahap analisis model anomali. Selanjutnya, prediksi curah hujan dan pemetaan menggunakan metode interpolasi kriging dilakukan untuk mendapatkan peta spasial prediksi curah hujan. Peta spasial prediksi curah hujan kemudian menjadi input untuk mengestimasi waktu tanam padi dengan melakukan overlaying terhadap peta lahan sawah yang bersumber dari Badan Litbang Agroklimat dan Hidrologi, Kementerian Pertanian. Hasil penelitian berupa prediksi curah hujan dan estimasi masa tanam padi akan dievaluasi dengan cara melakukan verifikasi hasil model dengan data di lapangan. Untuk keperluan evaluasi ini, wilayah Indramayu dijadikan wilayah kajian dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan korelasi rata-rata antara hasil prediksi curah hujan dan data observasi menunjukkan 70 %. Sedangkan korelasi antara hasil prediksi masa tanam padi dan kalender tanam mencapai 85 %.

Kata kunci: model iklim stokastik, pola curah hujan, prediksi masa tanam padi, dan verifikasi hasil prediksi.


Abstract: One of climate change impact is that periodical characteristic of weather become difficult to predict. However, because development of technology is higher, model of weather and climate enable to build more accurate results. One approach of the model is to build climate model using stochastic methods. This research will discuss the model using Fast Fourier Transform and Least Square Non-Linier implemented in agricultural field. This methods consists of two steps of analysis, namely initial model and anomaly model. Furthermore, rainfall prediction will be generated and mapped using Kriging interpolation to produce maps of rainfall prediction. Map of rainfall prediction become input to estimate the rice planting time using overlaying methods to the rice field map obtained from Agency of Research and Development on Agro-climate and Hydrology, Ministry of Agriculture. The research results, in the form of rainfall prediction and estimation of the rice growing season, will be evaluated using verification between model results and observation data. To do this, Indramayu is the study region in this research. The results shows that average correlation between rainfall prediction and observation data reach 70%. And, the correlation between prediction of rice planting time and the planting calendar reach 85%.

Keywords: prediction of rice planting time, rainfall pattern, stochastic climate model, and verification.

Ċ
Lingkungan Tropis,
Apr 13, 2013, 6:26 PM
Comments