Interpolasi dan Prediksi Indek Standar Pencemar Udara (Toni Samiaji)

INTERPOLASI DAN PREDIKSI INDEK STANDAR PENCEMAR
UDARA KOTA BANDUNG DENGAN METODA KRIGGING,
IDW DAN REGRESI LINEAR

INTERPOLATION AND PREDICTION
OF AIR POLLUTANT STANDARD INDEX OF BANDUNG CITY
BY USING KRIGGING, IDW AND LINEAR REGRESSION METHOD


Toni Samiaji
Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer – LAPAN
Gedung LAPAN
Jalan Junjunan Bandung
Email: tonisamiaji@gmail.com; toni_s@bdg.lapan.go.id


Abstrak: Polusi udara sebagai dampak pemakaian bahan bakar sangat merusak kesehatan.Oleh karena itu untuk mengetahui kondisi kualitas udara di suatu daerah berada pada level berbahaya atau tidaknya perlu dilakukan pengukuran.Disini diambil studi kasus kota Bandung, yang mana Kota Bandung ini selain padat penduduknya juga sarat dengan kemacetan kendaraan bermotor. Data yang dipakai pada penelitian ini adalah data pengukuran polutan yang meliputi PM10, SO2, CO, O3 dan NO2dari BPLH kota Bandung untuk 5 daerah yakni Dago, Aria Graha, Cisaranten, Tirtalega dan Batununggal, dari tahun 2000 hingga 2003 serta data polutan yang meliputi CO, NO2, SO2 untuk Kantor Lapan (Cipedes) hasil pengukuran Lapantahun 2008 hingga 2011. Metoda yang dipakai adalah dihitung indeks standar pencemar udara (ISPU) dari masing-masing daerah, kemudian berdasarkan tabel kategori ispu untuk setiap parameter dibuat keputusan kondisi polusi udara daerah tersebut.Setelah itu diinterpolasi dan diprediksi.Sebagai hasil dan kesimpulan dari penelitian ini diperoleh bahwa dari tahun 2000 hingga 2011secara umum kecuali PM10 kualitas udara Kota Bandung masih dikategorikan baik.Sebagai hasil dari interpolasi kualitas udara Kota Cimahi sebagai daerah yang tidak ada datanya tahun 2003 kecuali PM10 masih dikategorikan baik. Dari prediksi kualitas udara, kota Bandung tahun 2014 kecuali PM10 masih dikategorikan baik.

Kata kunci: ISPU, Kota Bandung, dan polutan.


Abstract: Air pollution as result of fuel consumption are detrimental to health. Therefore, to determine condition of air quality in the area is at a dangerous level or not needs to be monitored. As study case was taken Bandung city whichbesides populated city also loaded with motor vehicle traffic. Used data in this study was pollutant measurement data which includes PM10, SO2, CO, O3 and NO2 from Bandung City BPLH for 5 regions namely Dago, Aria Graha, Cisaranten, Tirtalega and Batununggal, from 2000 to 2003 as well as data that covered pollutants CO, NO2, SO2 for Office Lapan (Cipedes) as result Lapan measurements from 2008 until 2011. Used method is calculated air pollutant standard index (ISPU) from each region, then based on the table for each parameter ofISPU category,I made decision of air pollution conditions for those areas. Then I interpolated and predicted ISPU. As result and conclusion of this study showed that from 2000 to 2011generally excepted PM10, air quality of Bandung Citywas ingood category. Also in 2014, predicted air quality showed, Bandung City was in same condition. Then interpolated air quality showed, Cimahi as area which blank of data in 2003 was too. 

Keywords: Bandung City, ISPU, and Pollutants.

Ċ
Lingkungan Tropis,
Sep 27, 2014, 6:18 PM
Comments