Fitomonitoring Logam Berat (Rony Irawanto)

FITOMONITORING LOGAM BERAT Pb DAN Cd PADA
Acanthus ilicifolius DAN Coix Lacryma-jobi DI HABITAT ALAMINYA

PHYTOMONITORING HEAVY METAL Pb AND Cd FROM
Acanthus ilicifolius AND Coix Lacryma-jobi IN NATURAL HABITAT

Rony Irawanto
Kebun Raya Purwodadi-LIPI
Jalan Raya Surabaya Malang, Purwodadi, Pasuruan
Email: rony001@lipi.go.id

Diterima Agustus 2014, diterima setelah perbaikan Februari 2015
Disetujui untuk diterbitkan Maret 2015

Abstrak: Acanthus ilicifolius (Acanthaceae) habitat alaminya pada hilir sungai di kawasan mangrove, demikian pula Coix lacryma-jobi (Poaceae) secara alami ditemukan pada daerah aliran sungai di hulu. Kedua jenis tersebut memiliki kesamaan habitat di daerah lahan basah (wetland). Sedangkan meningkatnya aktivitas manusia dan perkembangan pembangunan diikuti pula dengan peningkatan limbah bahan pencemar yang terbuang ke lingkungan. Salah satu limbah yang merupakan pencemar di semua media lingkungan dan bersifat toksik adalah logam berat. Pencemaran logam berat mendapat perhatian yang serius, karena bila terserap dan terakumulasi dalam tubuh manusia dapat mengganggu kesehatan dan menyebabkan kematian. Konsep yang memusatkan peran tumbuhan sebagai teknologi alami untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan disebut Fitoteknologi. Fitoteknologi ini dapat diterapkan pada fitomonitoring pencemaran lingkungan. Sungai sebagai salah satu media lingkungan, kondisinya saat ini menjadi tempat dari limbah cair dan sampah yang mencemari perairan. Sehingga tumbuhan yang habitat alaminya di perairan dan kemungkinan terpapar langsung dengan limbah logam berat dari pertanian, industri dan pemukiman adalah tumbuhan akuatik: A. ilicifolius (Jeruju) dan C. lacryma-jobi (Jali). Sehingga penelitian yang bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat, terutama timbal (Pb) dan kadmium (Cd) pada A. ilicifolius dan C. lacryma-jobi di habitat alaminya, menarik untuk dilakukan. Penelitian dilakukan selama April-Juni 2014, secara eksploratif di tepi sungai kawasan mangrove pantai timur Surabaya untuk A. ilicifolius dan saluran air sekitar Kebun Raya Purwodadi untuk C. lacryma-jobi. Hasil fitomonitoring menunjukan konsentrasi Pb yang ditemukan pada A. ilicifolius terendah 0,17 mg/L dan tertinggi 0,59 mg/L, sedangkan pada C. lacryma-jobi terendah 1,87 mg/L dan tertinggi 2,34 mg/L. Dimana konsentrasi Cd yang ditemukan pada kedua jenis tersebut jauh lebih kecil bahkan tidak terdeteksi alat. 

Kata kunci: Fitomonitoring, Acanthus ilicifolius, Coix lacryma-jobi, logam berat, Pb dan Cd.


Abstract: The natural habitat of Acanthus ilicifolius (Acanthaceae) in the downstream releted to mangrove areas, and Coix lacryma-jobi (Poaceae) found in the upstream river. Both of aquatic plants have similar habitat in wetland areas. While the polulation increase and development followed by pollutants that discharged into the environment. The pollutants that polluting the environment and toxic are heavy metals. Heavy metal pollution is a serious attention, if absorbed and accumulate in human can be detrimental to health and cause of death. The concepts are focus on plants mechanism as a natural technology to solve environmental problems called phytotechnology. Phytotechnology can be applied to environmental monitoring. River can polluting from wastewater from agricultural, industrial and residential. So the aquatic plants possibility exposure to the heavy metal wastewater are A. ilicifolius (Jeruju) and C. Lacryma-jobi (Jali). This research aims to know the concentration of heavy metals, lead (Pb) and cadmium (Cd) on A. ilicifolius and C. lacryma-jobi in their natural habitat, interesting to do. The study conducted during April-June 2014, with explorative method, sampling A. ilicifolius on the mangrove river at easten coastal of Surabaya and C. lacryma-jobi on drainage around the Purwodadi Botanic Garden. The results of phytomonitoring showed the highest of Pb concentrations found 0.59 mg/L in A. ilicifolius, and 2.34 mg/L in C. lacryma-jobi. While Cd concentrations found in both species are much smaller and undetectable tool.

Keywords: Phytomonitoring, Acanthus ilicifolius, Coix lacryma-jobi, heavy metal, Pb and Cd.

Ċ
Lingkungan Tropis,
Sep 24, 2015, 11:03 PM
Comments