Eksplorasi dan Identifikasi Fungi Mikoriza Arbuskular (Nini Rahmawati)

EKSPLORASI DAN IDENTIFIKASI FUNGI MIKORIZA
ARBUSKULAR SEBAGAI UPAYA PENYEDIAAN BIOFERTILIZER
DI LAHAN SALIN

EXPLORATION AND IDENTIFICATION OF ARBUSCULAR
MYCORRHIZAL FUNGI AS EFFORTS IN PROVIDING
BIOFERTILIZER ON SALINE SOIL

Nini Rahmawati1), Rosmayati2), Delvian3), dan Mohammad Basyuni4)
Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara
Jalan. A. Sofyan Medan 
Email: 1)nini@usu.ac.id


Abstrak: Cekaman salinitas membatasi pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa inokulasi fungi mikoriza arbuskular meningkatkan pertumbuhan tanaman pada cekaman salinitas. Eksplorasi jenis-jenis FMA pada suatu daerah merupakan studi awal yang penting dan diperlukan untuk dapat mengidentifikasi jenis-jenis FMA. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan isolat fungi mikoriza arbuskular yang efektif dan dapat dimanfaatkan sebagai biofertiziler untuk meningkatkan produksi tanaman di tanah salin. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Bioteknologi Fakutas Pertanian USU pada bulan Desember 2011 sampai dengan September 2012. Sampel tanah diambil dari lahan salin di Kecamatan Percut Sei Tuan dengan DHL 5 – 6 mmhos/cm dan 7-8 mmhos/cm. Tanah diambil secara komposit pada kedalaman 0 – 30 cm. Pelaksanaan penelitian dibagi menjadi tiga tahap yaitu ekstraksi dan identifikasi fungi mikoriza arbuskular, pemerangkapan, dan kultur spora berdasarkan tipe spora. Parameter yang diamati adalah derajat infeksi dan jumlah spora. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima tipe spora Glomus ssp. yang berbeda. Pada perbanyakan spora berdasarkan tipe spora diketahui bahwa Glomus sp.-5 dengan ciri spora berbentuk bulat, berwarna coklat muda dengan permukaan halus, berdinding tebal dan lewat saringan 125 µm dapat menghasilkan jumlah spora terbanyak. Kelima tipe fungi mikoriza arbuskular dikulturkan untuk digunakan sebagai biofetilizer.

Kata kunci: identifikasi, fungi mikoriza arbuskular, dan salin.


Abstract: Salinity stress limiting growth and productivity of plant. Some studies have shown that inoculation of arbuscular mycorrhizal fungi (AMF) increase plant growth on salinity stress. Exploration of the types of AMF on an initial study area is an important and necessary o identify the types of AMF. This study aims to obtain isolates of mycorrhizal fungi arbuskular effective and can be used as biofertiziler to increase crop production in saline soils. The experiment was conducted at the Laboratory of Biotechnology Faculty of Agriculture USU in December 2011 to September 2012. Soil samples taken from saline land in the District Percut Sei Tuan with EC 5-6 mmhos/cm and 7-8 mmhos/cm. Composite soil taken at a depth of 0-30 cm. The experiment was divided into three phases, namely the extraction and identification of mycorrhizal fungi arbuskular, trapping, and culture by type spores spores. The parameters measured were the degree of infection and the number of spores. The results showed that there are five different Glomus ssp types of spores. Spore propagation based on the type of spore known that spore with characteristics of Glomus sp.-5 types of spores are round, light brown color with a smooth surface, thick-walled and over 125 lm sieve to produce the highest number of spores. The fifth type of arbuscular mycorrhizal fungi cultured for use as biofertilizer.

Keywords: identification, arbuscular mycorrhizal fungi, and saline.

Ċ
Lingkungan Tropis,
Sep 27, 2014, 6:09 PM
Comments