Distribusi dan Kelimpahan Foraminifera (Suhartati M. Natsir)

DISTRIBUSI DAN KELIMPAHAN FORAMINIFERA BENTIK RESEN DI PULAU OPAK BESAR, KEPULAUAN SERIBU
 
DISTRIBUTION AND ABUNDANCE OF RECENT BENTHIC FORAMINIFERA IN OPAK BESAR OF SERIBU ISLANDS
 
 
Suhartati M. Natsir
Pusat Penelitian Oseanografi-LIPI
Jalan Pasir Putih 1, Ancol Timur, Jakarta Utara
Email: suhartatinatsir@yahoo.com
 
dikirim 22 Juli 2009, perbaikan sejak 1 September 2009, diterima 1 Juni 2010

Abstrak: Penelitian foraminifera bentik ini dilakukan di Pulau Opak Besar, Kepulauan Seribu pada bulan Mei 2008. Sebanyak 20 sampel sedimen dasar laut telah diambil pada sisi utara, barat, timur dan selatan masing-masing sebanyak 5 titik dengan kedalaman berkisar antara 27 – 36 m yang termasuk daerah neritik tengah dan dalam. Foraminifera bentik resen yang ditemukan termasuk dalam subordo Milioliina, Textulariina dan Rotaliina. Spesies yang melimpah pada masing-masing subordo adalah Quinqueloculina granulocostata, Q. parkeri, Spiroloculina communis (Subordo Milioliina), Textularia agglutinans (subordo Textulariina), dan spesies Amphistegina lessonii, Elphidium craticulatum, Elphidium crispum, dan Calcarina calcar (Subordo Rotaliina). Secara umum, genus yang paling mendominasi di daerah penelitian adalah Calcarina. Hal ini menunjukkan bahwa daerah penelitian merupakan perairan dangkal yang terdiri dari terumbu karang. Jumlah spesimen yang ditemukan meliputi 11,40% subordo Miliolina, 8,80% subordo Textulariina dan 79,80% subordo Rotaliina. Rata-rata kelimpahan relatif subordo Rotaliina 78,85%, subordo Milioliina 11,95% dan subordo Textulariina 9,20%. Analisis regresi berganda menunjukkan bahwa faktor-faktor ekologi ternyata berpengaruh terhadap kelimpahan relatif 3 subordo tersebut. Pengaruh faktor-faktor ekologi tersebut terhadap subordo Miliolina sebesar 68,0%, terhadap subordo Textulariina sebesar 16,4% dan terhadap subordo Rotaliina 64,5%.

Kata Kunci: distribusi, kelimpahan, Foraminifera bentik, dan Kepulauan Seribu.


Abstract: Study on distribution of benthic foraminifera was held in Opak Besar Island of Seribu Islands during May 2008. Sample was collected from seabed of the island (north, east, south and west) within depth level between 27 – 36 m which are the intermediate and deep neritic. Collected benthic foraminifera are recognized under three suborders, such as Milioliina, Textulariina and Rotaliina. The abundance species that was determined are Quinqueloculina granulocostata, Q. parkeri, Spiroloculina communis (suborder Miliolina), Textularia agglutinans (suborder Textulariina), dan spesies Amphistegina lessonii, Elphidium craticulatum, Elphidium crispum, dan Calcarina calcar (suborder Rotaliina). Generally, the three islands were dominated by genera Calcarina, thus the islands constitute shallow water within coral reef. Based on the suborder, proportion of the collected specimen are respectively 11,40%, 8,80% and 79,80% belonging to suborder Miliolina, Textulariina and Rotaliina. Average of relative abundance of suborder Rotaliina, Milioliina and Textulariina are respectively 78,85%, 11,95% and 9,20%. Further analysis shows that ecological factors have influence on abundance of suborder Milioliina at 68.0%, Textulariina at 16,4% and Rotaliina at 64,5%.

Keywords: distribution, abundance, benthic foraminifera, and Seribu Islands.

Ċ
Lingkungan Tropis,
Sep 30, 2015, 6:57 AM
Comments