Dinamika Kondisi Struktur komunitas Vegetasi (Endah Dwi Hastuti)

DINAMIKA KONDISI STRUKTUR KOMUNITAS VEGETASI
DAN KUALITAS FISIKA-KIMIA LINGKUNGAN
DI KAWASAN HUTAN MANGROVE KOTA SEMARANG

DYNAMICS OF VEGETATION COMMUNITY STRUCTURE
AND ENVIRONMENT PHYSICAL-CHEMICAL QUALITY
CONDITION AT MANGROVE FOREST OF SEMARANG

Endah Dwi Hastuti1), Sutrisno Anggoro2), dan Rudhi Pribadi3)
1)Program Doktor Ilmu Lingkungan, Program Pascasarjana, Universitas Diponegoro
2,3) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro
Jalan Soedarto, Tembalang, Semarang
Email: 1)Endah_pdil@yahoo.com; 2)sutrisno.anggoro@yahoo.co.id; 3)rudhi_pribadi@yahoo.co.uk

diterima 2 Desember 2011, diterima setelah perbaikan 23 Januari 2013
disetujui untuk diterbitkan 25 Januari 2013

Abstrak: Vegetasi mangrove merupakan jenis vegetasi yang rentan terhadap tekanan baik dari daratan maupun dari laut. Tekanan tersebut berdampak pada kelimpahan dan struktur komunitas vegetasi dalam ekosistem mangrove. Faktor lain yang berkaitan erat dengan ekosistem mangrove adalah kondisi fisika-kimia seperti suhu, tekstur sedimen, pH, salinitas, DO, N, P dan bahan organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas vegetasi hutan mangrove di Kota Semarang serta kondisi fisika-kimia lingkungannya. Metode penelitian yang digunakan adalah survey eksperimental. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa struktur komunitas vegetasi hutan mangrove bervariasi pada strata tegak lurus dengan garis pantai. Hasil analisis indeks keanekaragaman menunjukkan indeks keanekaragaman stasiun A, B dan C masing-masing sebesar 0,854; 1,192; dan 1,370 untuk strata sapling dan 0,599; 0,966; dan 1,501 untuk strata pohon. Sementara koefisien keseragamannya yaitu 0,778; 0,860; dan 0,851 untuk strata sapling dan 0,546; 0,697; dan 0,838 untuk strata pohon. Sementara hasil pengukuran parameter fisika-kimia menunjukkan suhu sebesar 28,9 °C; 30,8 °C; dan 31,2 °C; substrat pasir 22,51%; 22,93%; dan 92,5%; pH 5,8; 6,2; dan 6,9; DO 0,8 mg/L; 2,3 mg/L; dan 5,9 mg/L; N 0,307%; 0,517%; dan 0,540%. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kondisi parameter fisika-kimia lingkungan secara signifikan berbeda pada kondisi vegetasi mangrove yang berbeda.

Kata kunci: mangrove, vegetasi, dan struktur komunitas.


Abstract: Mangrove vegetation is the type of vegetation susceptible to pressure from both the mainland and from the sea. These pressures impact on the abundance and vegetation community structures in mangrove ecosystem. Another factor closely associated with the mangrove ecosystem is a physico-chemical conditions such as temperature, sediment texture, pH, salinity, DO, N, P and organic matter. This study aims to determine the vegetation community structures of mangrove forest in Semarang and the following physico-chemical conditions of its environment. The research method used was an experimental survey. Observations indicate that the structure of mangrove forest vegetation communities vary in strata perpendicular to the coastline. Results of analysis showed the diversity index of stations A, B and C was 0,854; 1,192; and 1,370 for sapling and 0,599; 0,966; and 1,501 for tree. While the evenness index of 0,778; 0,860; and 0,851 for the strata and the sapling 0,546; 0,697, and 0,838 for the tree strata. Measurements of physical-chemical parameters showed temperatures of 28,9 °C; 30,8 °C; and 31,2 °C; sand 22,51%; 22,93%; and 92,5%; pH 5,8; 6,2; and 6,9; DO 0,8 mg/L; 2,3 mg/L; and 5,9 mg/L; N 0,307%; 0,517%; and 0,540% respectively. These conditions indicate the physico-chemical conditions of environmental are significantly different at different conditions of mangrove vegetation.

Keywords: mangrove, vegetation, and community structure.

Ċ
Lingkungan Tropis,
Apr 18, 2013, 1:46 AM
Comments