Dinamika Kedalaman Muka Air Tanah (Andrie Elia)

DINAMIKA KEDALAMAN MUKA AIR TANAH DAN

KARAKTERISTIK TANAH GAMBUT DEKAT SALURAN DRAINASE

EKS PROYEK LAHAN GAMBUT SEJUTA HEKTAR

DI KALIMANTAN TENGAH

 

THE DEPTH OF GROUND WATER TABLE DYNAMICS AND

CHARACTERISTIC OF PEATLAND NEAR DRAINAGE CANAL

EX. MEGA RICE PROJECT IN CENTRAL-KALIMANTAN

 

 

Andrie Elia1), Fengky F. Adji2), Aswin Dj. Usup2), Budya Satata2), and Tony Wahyudi2)
1)Pusat Penelitian Lingkungan Hidup
2)Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya
Email: pplhuniversitaspalangkaraya@yahoo.com

  

Abstrak: Gambut terbentuk sebagai akibat laju akumulasi bahan organik yang lebih cepat daripada laju dekomposisinya. Adanya kegiatan reklamasi yang didahului dengan pembuatan saluran-saluran drainase, yang apabila mengalami pengeringan yang berlebihan akan menyebabkan kedalaman muka air tanah letaknya berada jauh dari permukaan tanah, akibatnya proses dekomposisi gambut meningkat sehingga akan menyebabkan perubahan sifat fisika, kimia dan biologi gambut. Penelitian ini berlangsung dari bulan Juli 2005 sampai dengan bulan September 2005 dilaksanakan pada 2 (dua) tempat berbeda, yaitu lahan gambut alami dan lahan gambut bekas terbakar yang berlokasi di Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. Adapun tujuan penelitian ini adalah : (1). Mempelajari dinamika kedalaman muka air tanah dekat saluran drainase sampai dengan jarak 200 m, (2). Mempelajari hubungan kedalaman muka air tanah terhadap perubahan sifat fisika dan kimia lahan gambut, (3). Mempelajari tingkat kekeringan lahan gambut dekat saluran drainase sampai dengan jarak 200 m, dan (4). Mempelajari karakteristik vegetasi yang ada di lahan gambut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembuatan saluran drainase yang berlebihan akan menyebabkan perubahan sifat-sifat fisika, kimia dan biologi gambut, kedalaman muka air tanah pada musim kemarau letaknya jauh dari permukaan tanah, sedangkan pada musim hujan berada dekat permukaan tanah. Selain itu semakin dekat dengan saluran drainase jeluk muka air tanah letaknya jauh dari permukaan tanah dan semakin jauh dari saluran drainase jeluk muka air tanah letaknya dekat dengan permukaan tanah. Selanjutnya pada kedua lokasi penelitian ditemukan beraneka ragam jenis vegetasi yang berbeda.

Kata kunci: dekomposisi, saluran drainase,, vegetasi, dan kedalaman muka air tanah.

 

Abstract : Peats is formed as a result of the imbalance processes in which the rate of organic material accumulation is much faster than its rate of decomposition. The construction of drainage canals causing an excessive loss of water, prior to reclamation activity may result in the decrease of depth of ground water table. It will generally be followed by an increase in the rate of peat decomposition and changes in peat’s physical, chemical and biological properties. This study was conducted at two sites both located in Kalampangan village, Sebangau Sub-district, Palangka Raya city, Central-Kalimantan Province, from July 2005 till September 2005. This study is aimed as (1) to study the depth of ground water table dynamics near the drainage canal to 200 m distances, (2) to study the relationship between the depth of ground water table and changes in peat’s physical and chemical properties, (3) to study the level of hidrofobisity of peatland  near the drainage canal to 200 m distances, and (4) to study the characteristic of peat vegetations. Results of the study show that the establishment of excessive drainage by improperly designed canals may cause changes in peat’s physical, chemical and biological  properties. In dry season the depth of the ground water table has decrease significantly, particularly that close to the canals. During the dry season, the farther away from the canals, this water table is generally the close to the surface. It’s found different kind of vegetations in this area.

Keywords: Peat, decomposition, drainage canals, vegetations, and depth of water table.

Comments