Analisa Faktor Penyebab Perilaku (Rati Medini)

ANALISA FAKTOR PENYEBAB PERILAKU MENGEMUDI OPERATOR ANGKUTAN KOTA SEBAGAI DASAR UNTUK MENURUNKAN TINGKAT PENCEMARAN UDARA 
DI TEPI JALAN RAYA 

ANALYSIS OF PARATRANSIT’S DRIVER BEHAVIOUR AS A BASIS FOR AIR POLLUTION REDUCTION POLICY


Rati Medini, Benno Rahardyan, dan R. Driejana
Program Studi Teknik Lingkungan ITB, Jl.Ganesha 10 Bandung 
Email: ratieratieratie@gmail.com; rahardyan@yahoo.com; driejana@indo.net.id


Abstrak: Salah satu sumber utama pencemaran udara di tepi jalan raya kota Bandung adalah emisi yang dihasilkan oleh kendaraan umum, terutama Angkutan Kota atau yang populer dengan sebutan Angkot. Angkot tidak memiliki tempat pemberhentian khusus sehingga dapat diberhentikan kapan dan dimana saja selama berada dalam rutenya. Moda transportasi seperti ini membuat emisi yang dihasilkan bertambah besar akibat pembakaran yang kurang sempurna  dan  pada akhirnya juga turut mempengaruhi kendaraan-kendaraan lainnya untuk memperlambat laju kendaraannya dan menghasilkan emisi yang lebih banyak lagi. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa hubungan antara perilaku mengemudi para pengemudi angkot dengan tingkat pendidikannya serta pengetahuannya mengenai pencemaran udara dan peraturan lalu lintas yang berlaku. Selain itu, akan dianalisa juga kemungkinan untuk merubah perilaku para pengemudi Angkot apabila akan dibuat halte-halte yang menjadi tempat menaikan dan menurunkan penumpang.

Kata kunci: Pencemaran udara, angkot, emisi, perilaku mengemudi.


Abstract : One of road side air pollution source in Bandung, is emission that produced by public transportation especialy angkot . Angkot doesn’t have its own shelter so that it will be able to stop anywhere at anytime as long as it still inside its route. This mode of transportation produced a much more emission caused of unperfect burning and also influence another vehicles to drive slower and produced much more emission. This project’s aim are to analyze relationships between driving behavior angkot’s driver and their education also their knowledge about air pollution and traffic regulations. Beside that, possibility to change their behavior if there will presence angkot’s shelter to take and drop passengers, will also be analyzed.    

Keywords: Air pollution, angkot (public transportation), emission, driving behaviour.

 

Ċ
Lingkungan Tropis,
Dec 15, 2012, 5:42 PM
Comments