Alternatif Perencanaan Instalasi (Bram Prawiro)

ALTERNATIF PERENCANAAN INSTALASI PENGOLAHAN 
AIR LIMBAH INDUSTRI TERPADU DI WILAYAH BANJARAN 

ALTERNATIVES DESIGN OF INTEGRATED INDUSTRIAL
WASTE WATER TREATMENT IN BANJARAN REGION 


Bram Prawiro dan Benno Rahardyan
Program Studi Teknik Lingkungan ITB, Jl. Ganesha 10 Bandung 
Email: berramm2001@yahoo.com.sg; rahardyan@yahoo.com


Abstrak : Di Wilayah Metro Bandung terdapat hampir 75 industri tekstil. Persebaran industri ini meliputi wilayah Bandung Timur, Majalalaya, Rancaekek dan Banjaran. Di wilayah Banjaran sendiri terdapat sekitar 11 industri teksti, 1 industri sepatu dan 1 industri kertas yang menghasilkan limbah cair dengan debit limbah gabungan sebesar 160 l/det. Dikarenakan parameter limbah cair yang akan diolah cukup seragam dari ke 11 industri tersebut, maka pengolahan air limbah dapat dilakukan secara gabungan. Pembangunan IPAL Terpadu tentunya akan berdampak positif terhadap pengendalian pembuangan limbah cair. Konsentrasi terhadap produksi dapat lebih ditingkatkan, dan juga tuntutan internasional terhadap produksi bersih akan terpenuhi. IPAL Terpadu yang direncanakan menggunakan pengolahan fisik atau pretreatment, pengolah sekunder, dan pengolahan Lumpur menggunakan filter belt press. Pengolahan kimia yang akan digunakan adalah koagulasi-flokulasi. Untuk pengolahan biologi terdapat tiga alternatif pengolahan, Completely Mixed Activated Sludge (CMAS), Oxidation Ditch, dan Kontak Stabilisasi. Berdasarkan aspek ekonomi yaitu biaya investasi, operasi, dan pemeliharaan selama masa perencanaan, maka diperoleh alternatif  terpilih yaitu sistem pengolahan Kontak Stabilisasi.

Kata kunci:  banjaran, industri tekstil, IPAL Terpadu, Kontak  Stabilisasi.


Abstract: Metro Bandung has approximately 75 textile industries. The industries spread at West Bandung, Majalaya, Rancaekek, and Banjaran Region. At Banjaran Region itself  has approximately 11 textile industries, 1 shoes industry and 1 paper and pulp industry which produce waste water. All of the industries contribute waste water up to 160 l/s. Because of the waste water produced are uniform, so the treatment of the waste water will be easily done integrated. This construction will have positive effects to control the water pollution so that the industries may focus in their production therefore cleaner production can be achieved. The Integrated Waste Water Treatment Plant (WWTP) uses physical treatment, secondary treatment and sludge treatment by filter belt press. The chemical treatment will use coagulation and flocculation. There are three alternatives for biological process, Completely Mixed Activated Sludge (CMAS), Oxidation Ditch, and Contact Stabilization. Based on economical analysis, Contact Stabilization is chosen as the alternative in this Integrated WWTP.

Key words: Banjaran, textile industries, Integrated WWTP, Contact Stabilization.

Ċ
Lingkungan Tropis,
Dec 15, 2012, 5:40 PM
Comments